6 Hal Yang Harus Dihindari Untuk Pengajar Profesional

Ini dia 6 hal yang harus Anda hindari bila Anda ingin menjadi seorang pengajar profesional untuk kelas bimbel.

6 Hal Yang Harus Dihindari Untuk Pengajar Profesional

Menjadi pengajar di dalam kelas tutoring atau bimbingan belajar bukan lantas membuat Anda menjadi seseorang yang tidak professional. Karena meski Anda tidak mengampu pelajaran dalam kelas di sekolah formal, konsumen Anda, yakni siswa membutuhkan peran aktif Anda untuk memberikan mereka bimbingan tambahan demi mencapai prestasi.

Untuk bisa mencapai target ini, bagaimanapun Anda tetap membutuhkan profesionalitas. Masalahnya tidak sederhana rupanya menjadi seorang pengajar professional. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dan hindari terkait hal ini.

Dan berikut ini adalah 6 hal yang perlu Anda hindari bila Anda ingin menjadi seorang pengajar professional.

  1. Terlalu teks book
    Segala materi dalam buku modul bimbel memang dibuat untuk membantu proses pembelajaran. Tetapi ketika segala sesuatu hanya Anda sampaikan sebagai salinan dan ulasan yang sepenuhnya sudah tersedia dalam materi modul bimbel maka siswa akan merasa bosan. Mereka bisa membaca sendiri di rumah tanpa bantuan Anda, kalau hanya demikian.
  2. Fokus pada diri Anda
    Bangun hubungan dua arah. Di sini siswa bukan sekedar objek tetapi juga subjek,jadi jalankan sistem belajar bersama denga n siswa Anda daripada mengundang cara jadul siswa menerima pengajar memberi. Cara proaktif ini akan membangun suasana dalam kelas, mendorong siswa lebih memahami materi dan menjauhkan rasa jenuh.
  3. Memaksakan siswa
    Setiap anak memiliki kemampuan dan penguasaan masing-masing. Beberapa siswa mengalami masalah dengan hitungan beberapa yang lain akan kesulitan menghafal nama-nama latin organisme dalam biologi dan beberapa lain kesulitan dalam menghafal teori ekonomi. Pahami ini dan jangan pukul rata semua siswa harus mampu memahami secara menyeluruh.
  4. Buat perencanaan
    Anda memang sudah mendapatka silabus baik itu dari sistem formal maupun dari pihak bimbingan belajar itu sendiri. Tetapi Anda lebih memahami karakter siswa dalam kelas Anda. Jadi sesuaikan kembali semua perencanaan dengan karakter pembelajaran dari rata-rata kelas.
  5. Hanya perhatian pada si pintar
    Di dalam kelas bimbel yang Anda tangani pasti terdapat beberapa yang lebih pintar dari yang lain. Jangan selalu terfokus pada mereka meski mereka tampak selalu mampu memuaskan Anda dengan jawaban benar mereka. Karena perhatian Anda ini menurunkan semangat mereka yang merasa belum mampu.
  6. Terlalu kaku
    Kelas dalam bimbel haru terasa lebih ringan dan santai. Siswa sudah lelah sekolah sepanjang hari, jadi mereka menjalankan bimbel hanya dengan sisa energi mereka. Anda tidak akan mendapatkan hasil maksimal ketika Anda memberikan mereka tekanan. Justru dorong semangat mereka dan siswa akan lebih mudah memahami materi.

pengajar profesional, modul bimbingan belajar, modul bimbel, modul matematika