Antara Dua Pilihan: Bangun Brand Sendiri atau Ikut Waralaba Bimbel?

Antara Dua Pilihan: Bangun Brand Sendiri atau Ikut Waralaba Bimbel?

Membangun program bimbingan belajar atau bimbel sendiri memang susah. Tapi, apakah Anda mau cara instan dengan membeli lisensi waralaba atau franchise bimbel?

Memang lebih mudah memiliki bimbel dengan cara franchise dari bimbel lain yang sudah terkenal di mana-mana. Anda tidak perlu susah mencari pengajuan ijin dari department pendidikan, tidak perlu promosi (karena masyarakat sudah tahu), dan yang paling mengenakkan Anda tidak perlu membuat perangkat pembelajaran.

Namun, semua yang instan tentu ada resikonya, seperti mie instan yang mudah dibuat tapi tidak baik baik kesehatan, bukan?

Begitu juga dengan franchise bimbel.

Setidaknya Anda harus mempertimbangkan beberapa hal sebelum akhirnya memilih untuk membeli lisensi franchise bimbel.

Yang paling utama adalah masalah biaya. Anda tahu kelemahan setiap pebisnis baru itu dalam hal branding. Dengan membeli lisense waralaba bimbel, dengan kata lain Anda lemah dalam branding dan akhirnya membeli lisensi tersebut.

Dari segi tawar menawar saja, Anda tidak memiliki bargaining position yang bagus sehingga sudah dipastikan Anda harus menerima apapun syarat yang diajukan oleh bimbel yang mengelurkan program franchise.

Anda harus menyiapkan dana di awal dengan jumlah yang tidak sedikit. Memang terlihat sedikit dibandingkan dengan dana yang harus Anda keluarkan untuk membangun branding sendiri.

Namun, dana yang harus Anda keluarkan tidak hanya di awal saja. Ada juga rolaty bulanan yang harus Anda berikan kepada franchisor.

Lalu sebenarnya berapa dana yang harus Anda persiapkan?

Yang kedua mengenai resiko. Anda tahu apa jadinya jika franchisor mengalami kebangkrutan atau nama baiknya tercemari oleh salah satu kasus misalnya. Tentu saja hal tersebut akan berimbas dengan Anda karena notabene Anda adalah owner atau pemilik dari lembaga bimbel tersebut di mata masyarakat. Jadi bukan hanya bisnis Anda yang hancur tapi juga nama Anda.

Faktor yang kedua ini seharusnya yang jadi pertimbangan paling penting untuk menentukan apakah membangun brand sendiri atau ikut waralaba atau franchise bimbel.

Arikel Terkait :

Apakah Benar Franchise Bimbingan Belajar itu Menguntungkan ?

Berapa Dana yang Harus Anda Keluarkan untuk Membeli Lisensi Franchise Bimbel ?