Beberapa Sistem Penggajian Tenaga Pengajar (Tentor) Bimbingan Belajar

Beberapa Sistem Penggajian Tenaga Pengajar (Tentor) Bimbingan Belajar

Diakui atau tidak, penggajian merupakan salah satu faktor penting di dalam mengelola tenaga pengajar pada suatu lembaga kursus atau bimbel. Sejak awal pengelola bimbel harus memiliki pola sistem penggajian yang baik agar tenaga pengajar merasa tertarik untuk mengajar di bimbel Anda bahkan merasa betah untuk tetap mengajar di bimbel Anda.

Bagi bimbingan belajar yang baru berdiri, jika merasa belum mampu di dalam menggaji tenaga pengajar, maka sebaiknya bimbel tersebut menggunakan sistem penggajian seperti halnya guru honorer pada suatu sekolah. Artinya, besarnya gaji yang dibayar disesuaikan dengan banyaknya jam mengajar guru tersebut. Jika guru itu memiliki jam mengajar yang banyak maka secara otomatis gajinya pun bertambah. Pola ini tidak akan memberatkan bagi bimbel yang baru didirikan karena dengan pola ini kedua belah pihak, baik guru maupun pemilik bimbel sama-sama mendapatkan keuntungan sesuai kinerja yang dilakukannya.

Adapun bimbel yang sudah lama berdiri dan telah berjalan sukses, pola penggajian dapat dilakukan dengan sistem gaji tetap per bulan. Dengan pola seperti ini, biasanya beberapa guru akan merasa aman dan tenang karena ia tidak perlu repot memikirkan pendapatannya. Sang guru cukup fokus mengajar karena secara otomatis ia akan mendapatkan gaji yang tetap setiap bulannya. Intinya adalah setiap bimbel harus memiliki strategi yang cocok di dalam menggaji tenaga pengajar agar mereka serius di dalam mengajar.