Bimbel? Mengapa tidak!

Di zaman sekarang ini, kemajuan standar pendidikan yang signifikan lebih menuntut siswa untuk semakin lebih menunjukan mutu pendidikan di indonesia. Hal itu ditandai dengan standar kelulusan ujian akhir dan standar masing-masing lembaga yang notabene nya lebih menonjolkan kwalitas pavorit ato tidaknya suatu lembaga. Akan tetapi, tidak semua lembaga pendidikan sekolah di indonesia memiliki fasilitas penunjang yang sama. Maka hal itu sering ditandai dengan perilaku menyimpang siswa ataupun elemen lainnya ketika menghadapi ujian. Oleh karena itu, tuntutan mutu pendidikan yang tinggi belum lah siap untuk sebagian lembaga dan peserta didiknya.

Merupakan suatu kewajaran bagi pemerintah untuk menetapkan standar kelulusan dan mutu pendidikan yang tinggi, hal ini dikarenakan bagi kesiapan peserta didik dalam menghadapi globalisasi dan kemajuan zaman dewasa ini. Salah satu alternatif dalam menunjang kegiatan belajar peserta didik adalah dengan bimbingan belajar. Lembaga bimbingan belajar menjadi opsi karena belajar disekolah yang identiknya dengan aturan lembaga yang biasanya terkesan serius. Berbeda dengan belajar di tempat bimbel, hal serupa tidak akan pernah terjadi. Karena tenaga pengajar dan mekanisme yang dijalan dalam proses kegiatan belajar mengajar di sesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Maka dari itu, bimbel merupakan salah satu alasan dalam menjawab ketetapan standar pendidikan yang tinggi dari pemerintah. Hal ini ditegaskan dengan menjamurnya lembaga bimbingan belajar di setiap daerah.

Bimbel merupakan salah satu opsi dimana peserta didik bisa lebih memilih konsentrasi belajar yang sekiranya sangat dibutuhkan dan sesuai dengan tuntutan pelajaran. Tentunya hal itu berbeda dengan siswa yang belajar di sekolah formal. Belajar di bimbel dapat dikatakan fleksibel dimana perserta didik yang memiliki otoritas untuk mendalami suatu pelajaran. Sekalipun secara prinsip itu sama dengna penjurusan di sekolah, akan tetapi perbedaannya adalah mekanisme dan proses kegiatan belajar mengajar yang tidak kaku dan baku dengan aturan yang ditetapkan oleh setiap lembaga formal. Sehingga bimbel semakin menjadi salah opsi pavorit setiap peserta didik untuk mendalami pelajarn di sekolah.

Lembaga bimbingan belajar yang bonafid dengan mutu yang tinggi merupakan salah jawaban bagi tuntutan standar mutu pendidikan dewasa ini. Bimbel menjadi suatu konsekuensi logis bagi setiap siswa yang ingin lebih memahami pelajaran di sekolah, disamping siswa belajar pribadi yang biasanya lebih sulit kalau tidak benar-benar memaksakan diri. Karena di bimbel setiap siswa akan menemukan hal baru dengan kegiatan belajar mengajar yang baru dan tentunya dengan mekanisme yang berbeda. Maka dari itu, mutu pendidikan yang tinggi tidak sulit untuk dicapai selama peserta didik ditempatkan dalam lingkungan yang benar-benar difasilitasi oleh lembaga pendidikan, baik itu formal ataupun non formal.