Modul dan Guru- Dua Kunci Representasi Kualitas Bimbingan Belajar

Modul dan Guru- Dua Kunci Representasi Kualitas Bimbingan Belajar

Banyak siswa yang tidak betah dan memutuskan untuk pindah ke bimbel lain. Kalau dari segi jadwal, ini mungkin masih bisa ditolerir atau dibuatkan jadwal lain, tapi kalau alasannya karena tidak kerasan atau nyamand dengan metode pengajaran ataupun modul yang terkesan asal-asalan, ini bisa menjadi langkah pertama ancaman bagi lembaga bimbel Anda. Siswa adalah klien, dan tugas bimbel adalah memuaskan mereka dengan memberikan yang terbaik dari segi guru maupun modul.

Melihat hal tersebut, modul dan guru adalah kunci dari representasi kualitas bimbel. Mengapa demikian? Berikut ini penjelasan singkatnya.

Modul Bimbingan Belajar-Sumber dan Jendela Pengetahuan Bagi Siswa

Tujuan siswa datang ke bimbel tidak lain ingin memperoleh prestasi yang memuaskan, baik dari segi nilai maupun rangking di kelas. Agar mereka mendapatkan yang mereka inginkan, lembaga bimbel tidak bisa begitu saja mengajar tanpa memberikan referensi kepada siswa. Maka, modul menjadi sangat penting.

Baca : Jual Modul Bimbingan Belajar Lengkap untuk Siswa

Modul bimbingan belajar adalah sumber dan pijakan dimana siswa nantinya akan belajar. Sehingga, adalah keharusan memberikan modul yang berkualitas, baik dari segi penyajian materi, maupun soal-soalnya.

Guru-Knowledge Transferor yang Mencerahkan

Modul yang berkualitas bukan jaminan bila cara menyampaikannya kepada siswa tidak mendukung. Banyak bimbel yang berjalan stagnan, tidak berkembang karena penyampaian materi yang biasa-biasa saja. Maka, sebuah lembaga bimbel harus memiliki guru yang berkompeten karena mereka adalah orang yang akan mentransfer pengetahuan kepada siswa.

Guru harus memiliki cara tersendiri dalam menyampaikan materi kepada siswa. Harus unik dengan menggunakan metode yang memudahkan siswa menerima pengetahuan yang diberikan.

Bagaimana denga Aspek Lain?

Memang, dalam sebuh bimbel, tidak hanya perlu modul dan guru. Masih ada ruang kelas yang harus dipikirkan, atau fasilitas lain seperti toilet, musholla, dll. Apakah mereka juga penting?

Semua aspek yang diperlukan dalam sebuah bimbel semua penting, namun jika kita berbicara kualitas, maka modul dan guru-lah yang paling menentukan sebuah bimbel benar-benar berkualitas atau tidak. Dua hal tadi adalah penentu utama kepuasan klien terhadap lembaga bimbel yang Anda kelola.

 

Mengembangkan Bisnis Bimbel- Apa Opsinya?

Mengembangkan Bisnis Bimbel- Apa Opsinya?

Saking banyaknya lembaga bimbel, banyak desa yang beberapa tahun lalu tidak ada lembaga bimbel, sekarang sudah mulai bermunculan. Umumnya mereka masih skala rumahan, masih terkesan sederhana dan kurang memiliki motif bisnis, sehingga mereka kurang bisa berkembang. Memang ada banyak kendala jika ingin memajukan sebuah bimbel, tapi bukan berarti tidak ada jalan keluar.

Baca : Kiat Mengembangkan Usaha Bimbingan Belajar

Bagi Anda yang ingin mengembangkan bimbel sehingga lebih mendatangkan keuntungan, ada beberapa hal yang bisa diupayakan:

Mengganti Motif Usaha

Jika bimbel Anda masih skala rumahan, Anda pasti banyak menjumpai siswa yang bayar terlambat, padahal biaya bimbel yang Anda berikan sangat terjangkau. Dengan metode yang sudah setara dengan bimbel besar dan guru yang profesional, masalah ini masih tetap saja timbul.

Maka, sudah saatnya Anda untuk mengganti motif usaha Anda. Skala rumahan masih cenderung dirasa banyak orang kurang profesional dan seolah-olah masih usaha charity. Sehingga, mereka cenderung meremehkan. Motif yang Anda lakukan memang untuk mencari keuntungan, tapi jika Anda terlalu mempertimbangkan aspek sosial, seperti rasa tidak enak, dan hal lain yang membuat Anda tidak maju, bimbel Anda akan jalan di tempat.

Baca : Berbagai Kendala dan Solusi dalam Bisnis Bimbel

Fokus pada perkembangan bisnis Anda. Perlihatkan kepada mereka bahwa Anda serius sehingga mereka akan berpikir dua kali untuk telat bayar iuran.

Mendapatkan Suntikan Modal

Jika Anda sudah mulai serius, segerala melakukan pembenahan. Jika masih skala rumahan, sudah saatnya Anda untuk membuat atau menyewa tempat khusus untuk mengajar. Berikan fasilitas yang mendukung sehingga tempat bimbel Anda semakin elegan.

Untuk mendukung hal tersebut, suntikan dana diperlukan. Anda bisa mendapatkannya dengan beberapa cara. Bila Anda memiliki modal, baik dari saudara atau teman dekat, Anda bisa mengajak mereka untuk bergabung sebagai investor pasif. Jika tidak, Anda bisa meminjam modal ke bank. Solusi yang kedua mengharuskan Anda untuk bekerja lebih keras karena bunga bank tentu tidak sedikit. Namun, jika Anda mampu memaksimalkan marketing dengan menyasar target yang tepat dan didukung dengan metode, modul bimbel dan guru yang profesional, lembaga bimbel Anda akan semakin besar dan mendatangkan keuntungan kepada Anda.

Mana yang Menguntungkan pada Bisnis Bimbel : Kualitas atau Banyak Murid?

Mana yang Menguntungkan pada Bisnis Bimbel : Kualitas atau Banyak Murid?

Ada seorang guru yang mendirikan bisnis bimbel. Di rumahnya yang sederhana, beliau mengajar para siswanya yang kebanyakan belajar di sekolah dimana ia mengajar. Jadi, dia harus mengajar dua tempat. Hanya dengan bermodalkan marketing dari kelas ke kelas tiap tahun ajaran baru, bimbelnya berhasil mendapatkan banyak siswa.

Baca : Dua Pertimbangan Utama Sebelum Mendirikan Bimbel

Banyak dari mereka yang bertahan, namun banyak pula yang tidak puas lalu memilih untuk berhenti di tengah jalan. Secara keuangan, ini tidak menjadi masalah bagi guru tersebut, karena siswa membayar di muka. Bimbelnya tetap berjalan, namun stagnan.

Dari ilustrasi tadi, bisa ditarik kesimpulan bahwa mendirikan bisnis bimbel tidak hanya banyak murid, tapi apa yang Anda berikan kepada siswa, atau dengan kata lain kualitas. Lalu, lebih penting manakah banyak murid atau kualitas pengajaran?

Keuntungan Jangka Pendek

Jika kita melihat ilustrasi di atas, fakta bahwa banyak murid, meskipun banyak yang berhenti di tengah jalan, memberikan keuntungan tesendiri karena bimbel yang ia miliki tetap menghasilkan uang. Jikapun ada siswa yang keluar, metode marketing yang ia terapkan cukup efektif untuk mendapatkan siswa baru di tahun ajaran mendatang.

Baca : Cara Sederhana Mengelola Bimbel

Jadi dalam jangka pendek, banyak murid yang sesuai dengan konteks di atas sangat menguntungkan. Tapi, kemungkinan besar ini tidak berlaku bagi lembaga bimbel yang tidak memiliki metode marketing sesederhana itu. Kalau Anda memutuskan untuk menerapkan metode tersebut, bisa jadi, bimbel Anda akan tetap stagnan.

Keuntungan Jangka Panjang

Fakta lainnya adalah, siswa yang memutuskan keluar itu karena mereka tidak puas dengan metode mengajar yang diberikan. Keberadaan modul yang tidak berkualitas membuat mereka memutuskan untuk berhenti dan tidak datang lagi.

Baca : Jual Modul Bimbingan Belajar Lengkap untuk Siswa

Bagi bimbel lain, ini bisa jadi bencana bagi kelangsungan lembaga Anda, apalagi jika membuat siswa datang saja sudah sulit bagi Anda. Maka, dalam jangka panjang, trik di atas tidak akan bekerja dan justru merugikan Anda.

Jika Anda ingin mengembangkan bisnis bimbel Anda, maka cara yang diatas tidak efektif, bahkan justru merugikan. Lembaga bimbel tidak akan berkembang, bahkan terancam apalagi di tengah banyaknya lembaga lain yang berdiri. Maka, kualitas tetaplah nomor satu. Murid yang banyak di awal justru dijadikan sebagai tantangan apakah Anda bisa membuat mereka stay or leave.

Dua Pertimbangan Utama Sebelum Mendirikan Bimbel

Dua Pertimbangan Utama Sebelum Mendirikan Bimbel

Banyak orang yang melakukan les privat ke anak-anak SD hingga SMA. Hanya bermodalkan kemampuan, mereka sudah bisa mengajar ke rumah-rumah. Lama-lama, kemampuan mereka yang beredar dari mulut ke mulut pun bisa dkenal banyak orang sehingga sangat tidak mungkin bagi mereka untuk melakukan pengajaran dari rumah ke rumah. Dari situlah, sebuah keinginan untuk mendirikan lembaga bimbingan belajar itu timbul. Sebuah keinginan yang tidak hanya mencerdaskan banyak anak, tapi juga meningkatkan penghasilan mereka.
Tapi, seberapa pentingkah mendirikan suatu lembaga bimbel? Bagi Anda yang ingin mendirikan lembaga bimbel, ada beberapa poin penting yang harus Anda pertimbangkan. Berikut ini penjelasannya.

Lembaga Bimbel Bukan Sekolah

Apabil murid privat Anda semakin banyak, maka tidak mungkin untuk melayani mereka sekaligus. Bisa jadi, lembaga bimbel pun menjadi satu-satunya solusi agar Anda tetap mengajar mereka.

Baca : Tips Mutahir Bersaing dalam Bisnis Bimbel

Namun, mengajar di bimbel bukanlah seperti di sekolah. Sekolah adalah lembaga formal dimana anak-anak yang belajar di sana datang karena diwajibkan. Akibatnya, banyak anak-anak yang tidak fokus dengan belajar mereka. Sementara itu, bimbel memiliki siswa yang berasal dari berbagai kalangan, namun mereka datang ke bimbel karena niat.

Karena itulah, mengajar di bimbel dalam beberapa hal lebih menguntungkan. Paling tidak, siswanya lebih mudah dikondisikan.

Kualitas Pengajaran Menjadi yang Utama

Fakta bahwa siswa lebih mudah dikondisikan dan dididik dengan metode yang Anda terapkan bukan berarti Anda bisa lega. Namun, ini bisa menjadi bumerang bagi Anda.

Karena mereka datang untuk belajar, maka tuntutang bagi Anda adalah memberikan bimbingan kepada mereka secara berkualitas. Jika mereka mendapatkan pelajaran yang sama, baik dari segi materi dan metode, apa bedanya dengan sekolah? Mereka datang ke bimbel setelah periode sekolah berakhir. Dengan rasa lelah, Anda dituntut untuk memberikan pengetahuan di otak mereka yang sudah penuh.

Baca : Ide Unik Mendirikan Lembaga Bimbingan Belajar Pasti Laku

Kegagalan Anda dalam memberikan kualitas pengajaran, baik materi, modul bimbel ataupun metode akan membuat siswa Anda bosan, tidak puas, dan lama-kelamaan akan meninggalkan lembaga yang Anda kelola. Jika ini dibiarkan tanpa perubahan yang berarti, bimbel Anda tidak akan bisa bertahan lama.

Maka, kualitas bimbel Anda harus ditopang dari segi guru, materi, metode, dan modul lembaga bimbel. Semua hal tersebut harus Anda penuhi jika ingin mendirikan sebuah bimbel.

Ide Unik Mendirikan Lembaga Bimbingan Belajar Pasti Laku

Ide Unik Mendirikan Lembaga Bimbingan Belajar Pasti Laku

Mendirikan lembaga bimbingan belajar itu mudah, tapi tidak banyak yang laku. Tahu kenapa? Karena kebanyakan menggunakan strategi yang sama. Menawarkan jasa berupa pembelajaran privat maupun regular, berbagai paket yang bisa dipilih, dan juga diskon untuk paket tertentu.

Lalu, Anda tahu apa yang akan terjadi jika lembaga bimbingan belajar yang akan Anda buka menerapkan hal yang sama?

Bisnis itu harus unik jika ingin berhasil. Berikut beberapa ide unik agar lembaga bimbingan belajar Anda berbeda dengan yang lain.

1.  Kerjasama dengan Sekolah

Sekarang ini, tidak hanya lembaga bimbel yang berlomba-lomba untuk mendapatkan banyak siswa, sekolah juga. Berbagai macam fasilitas ditawarkan agar semakin banyak orang tua yang mempercayakan anaknya agar belajar di sekolah tertentu.

Anda bisa memanfaatkan hal ini. Anda bisa menawarkan kerjasama dengan sekolah dengan cara menawarkan bimbel di sekolah. Sebut saja in house training, yaitu bimbel di mana pengajar bimbel akan datang di sekolah.

Pihak sekolah pasti sangat tertarik dengan program ini karena ada sharing profit. Jadi, selain memberikan pelayanan berupa tambahan pembelajaran, pihak sekolah pun mendapatkan untung secara finansial

2. Bimbel Plus CD Interaktif

Kebanyakan lembaga bimbingan belajar memberikan paket buku selain memberikan fasilias berupa pembelajaran secara regular maupun private. Buku tersebut selain menjadi pedoman pembelajaran dan sebagai materi untuk dipelajari waktu pembelajaran, buku tersebut juga menjadi sarana promosi karena pasti ada nama lembaga pada cover buku.

Namun, tahukah Anda kelemahan buku bimbel? Selain biasa digunakan oleh lembaga-lembaga yang lain, buku juga kurang menarik sehingga tidak mampu mengajak atau membuat siswa mau dan senang belajar.

Akan lebih menarik jika buku tersebut diganti dengan CD interaktif. CD tersebut bisa dibuka di laptop ketika siswa sudah berada di rumah. Dengan CD tersebut, siswa bisa belajar lagi secara interaktif, dengan penjelasan berupa audio dan visual. Tentu lebih menarik daripada buku, bukan?

Terlepas dari ide-ide unik mendirikan lembaga bimbingan belajar di atas, Anda harus memastikan materi yang Anda gunakan untuk pembelajaran membuat siswa lebih suka belajar. Saat ini, kelemahan sistem pendidikan adalah tidak mampu membuat siswa tergerak untuk belajar.

 

 

Rahasia Sukses Bimbel

Rahasia Sukses Bimbel

Setiap pemiliki bimbel pasti menginginkan lembaganya menjadi besar, bertahan selamanya dan memiliki banyak cabang di kota-kota besar. Tapi, apa sebenarnya yang membuat sebuah bimbel bisa bertahan begitu lama? Itu karena mereka memiliki rahasia sukses bimbel sehingga mampu membuka cabang dimana-mana. Satu hal yang perlu diketahui bahwa bimbel yang bagus tidak tergantung pada nama besar bimbel. Ini artinya, tiap bimbel punya peluang menjadi maju. Lalu, apa faktor pendukungnya? Ini dia tips untuk Anda.

Eksistensi dan Identitas

Untuk menjadi besar perlu proses. Jika Anda baru saja mendirikan bimbel, Anda harus bersabar karena bimbel Anda tidak akan langsung besar dan langsung mendapat banyak tanggapan dari lingkungan sekitar Anda. Periode waktu 3 hingga 5 tahun amat penting karena selama 3 hingga 5 tahun, lingkungan Anda akan menilai bimbel yang Anda kelola. Eksistensi bimbel akan dibuktikan pada periode ini.

Anda tidak perlu berkecil hati. Eksistensi bimbel bisa diperoleh dengan banyak cara, salah satunya adalah dengan membuat Anda dikenal baik sebagai guru di lingkungan Anda. Bila Anda cukup dikenal sebagai pendidik, otomatis siswa akan datang ke bimbel Anda. Jika Anda masih dalam skala rumahan, cobalah untuk tantanga lebih besar dengan membuka bimbel di luar rumah. Akan ada kemungkinan gagal, tapi Anda harus tetap mencoba terus bangkit hingga benar-benar maju.

Teamworks

Kerja tim akan memberikan pengaruh besar terhadap besarnya bimbel. Bekerjalah dengan karyawan dengan Anda, sebagai pemilik.

Kualitas Soal dan Guru

Soal dan materi akan memberikan pengaruh besar terhadap kepuasan siswa dalam belajar. Berilah soal-soal yang bermutu sehingga siswa benar-benar mendapatkan pemahaman yang lengkap tentang materi pelajaran. Jika membuat soal dan materi tidak bisa Anda lakukan sendiri, saat ini telah ada website yang jual modul bimbingan belajar yang praktis dan berkualitas. Anda bisa mencetaknya dan diberikan kepada siswa Anda.

Jika sudah memiliki materi dan soal, sukses tidaknya penyampaian tergantung pada guru. Bila guru yang Anda miliki berkualitas pula, maka siswa mampu memahami dengan cepat dan bimbel akan cepat maju. Proses mendapatkan guru yang terbaik mungkin memakan waktu, namun pada akhirnya Anda akan mendapatkannya.

Itulah beberapa rahasia sukses bimbel. Pegang dan aplikasikan pada bimbel yang Anda kelola maka bimbel Anda akan semakin besar dan maju.

Tips Jitu Berbisnis Bimbingan Belajar

Tips Jitu Berbisnis Bimbingan Belajar

Memulai bisnis di bimbingan belajar memerlukan keberanian dan spekulasi, namun bisnis jenis ini tergolong mudah. Bila Anda sudah berhasil mendirikan lembaga bimbel Anda dan mendapatkan siswa, langkah selanjutnya adalah mempertahankan bisnis Anda. Mempertahankan lebih sulit daripada mendirikan karena harus dilakukan secara terus menerus, sehingga siswa selalu datang kepada lembaga Anda, bukan lembaga lain.

Ada beberapat tips jitu berbisnis bimbingan belajar. Di bawah ini beberpa contohnya.

Siapakan Tenaga Pendidik atau Tentor yang Jago

Inti dari bisnis Anda adalah membuat siswa Anda merasa nyaman ketika belajar. Maka, solusi paling jitu adalah dengan mendapatkan tenaga pendidik yang memiliki kemampuan mengajar siswa, baik SD, SMP ataupun SMA. Kemampuan teknik mengajar juga harus dilengkapi dengan pengetahuan dan penguasaan materi. Tenaga pendidik harus profesional di bidangnya sehingga tidak ada rangkap mengajar dengan mata pelajaran lain.

Siapkan Modul

Siswa datang dari berbagai tingkat pendidikan, sehingga Anda pun harus siap dengan dengan modul yang berisi materi dan soal-soal. Anda bisa membuat dan menyusunnya sendiri, atau bila Anda tidak mungkin membuatnya sendiri, Anda bisa membeli modul bimbel dalam Ms Word yang saat ini telah tersedia secara online. Modul ini cenderung lebih praktis, lengkap dan berkualitas, sehingga modul ini bisa langsung dicetak, atau diedit terlebih dahulu untuk diberikan kepada siswa Anda.

Artikel Terkait : Modul Bimbingan Belajar untuk Siswa Aktif

Siapkan Ruang Kelas yang Nyaman

Siswa yang datang ke lembaga Anda memiliki beragam alasan. Agar mendukung suasana belajar di dalam lembaga, buatlah ruang kelas Anda senyaman mungkin. Siswa yang sudah lelah dengan suasana kelas yang panas, harus dibuat nyaman dengan suasana kelas yang menyenangkan. Ini bisa diciptakan dengan memberikan fasilitas yang lengkap dan tentor yang aktif dan mampu membuat suasana kelas menjadi menyenangkan.

Lengkapi dengan fasilitas lain, seperti musholla, kamar mandi, ruang tunggu/tamu, tempat parkir, dan administrasi. Inventaris wajib ada sebagai pendukung KBM, seperti kursi, meja, whiteboard, atau (kalau ada) LCD projector.

Bila semua hal diatas telah terpenuhi, maka sudah waktunya Anda untuk menggenjot marketing Anda sehingga semakin banyak siswa yang belajar di lembaga Anda.

3 Jenis Bimbingan Belajar

3 Jenis Bimbingan Belajar

Sekarang ini, bimbingan belajar sudah menjadi hal lumrah dan mudah ditemukan bahkan di daerah pedesaan sekalipun. Jika Anda berminat berkecimpung dalam bisnis ini, perlu Anda ketahui bahwa ada tiga jenis bimbingan belajar yang bisa Anda pilih. Pilih satu dari jenis ini dan kembangkan sebagai mata pencaharian utama atau sampingan Anda.

Les Kelembagaan

Jika modal Anda besar, les kelembagaan bisa menjadi tujuan Anda. Ini merupakan sekolah swasta yang didirikan oleh lembaga. Bimbingan jenis ini memberikan bermacam-macam fasilitas pendukung, misalnya modul bimbel, buku panduan les, informasi pendidikan, ringkasan rumus, konsultasi, dan sebagainya. Kondisi kelas tidak berbeda jauh dengan pembelajaran di sekolah, dimana tiap kelas diisi oleh beberapa orang siswa. Hanya saja, les kelembagaan ini lebih intensif karena jam belajarnya lebih banyak.

Les Privat/Individu

Jika Anda secara pribadi mampu secara manajerial dan kemampuan, les privat lebih tepat bagi Anda. Les ini hanya terdiri dari satu siswa dan satu tentor. Pembelajaran dilakukan di rumah klien, jadi tentornya datang langsung ke rumah, namun dalam beberapa fenomena, ada pula yang kliennya datang langsung ke rumah tentor. Les privat lebih sederhana ketimbang les kelembagaan karena intinya adalah membantu masalah siswa dalam belajar.

Les ini menjadi terlihat tidak terstruktur dengan baik karena Anda tidak memiliki kuriukulum tersendiri. Namun, bila Anda ingin membuatnya serius, Anda bisa mengembangkan les individu ini menjadi sebuah lembaga yang memberikan bimbingan belajar privat. Faktanya adalah ada siswa yang menginginkan pembelajaran privat, bukan dalam bentuk kelas. Kalau sudah begini, Anda pun harus mempersiapkan modul dan perlengkapannya.

Bimbingan Belajar Online

Bimbel jenis ini mungkin masih jarang ditemukan di Indonesia. Proses pembelajaran dilakukan secara online dengan menggunakan fasilitas internet. Bentuknya bisa bermacam-macam, dari les perorangan ataupun les secara berkelompok. Untuk memberikan penjelasan, si tentor bisa menggunakan Skype atau media lain untuk pembelajaran jarak jauh. Namun, peminat bimbel jenis ini sangat sedikit karena dirasa kurang efektif.

Apapun jenis yang akan Anda pilih, diperlukan modal dan kemauan yang kuat untuk membesarkan nama Anda.

Tips Mutakhir Bersaing dalam Bisnis Bimbel

Tips Mutakhir Bersaing dalam Bisnis Bimbel

Bisnis bimbel saat ini tengah melejit. Suburnya pertumbuhan lembagab bimbel membuat persaingan dalam bisnis ini semakin ketat saja, bahkan bisa dikatakan sudah hyper. Saking ketatnya, kalau Anda hanya mengandalkan bimbingan belajar dan tidak melakukan inovasi dan juga pelayanan maksimal kepada pelanggan, bisnis Anda akan susah mendapatkan murid lagi. Fenomena ini biasa terjadi karena sudah ada bimbel besar yang telah berhasil menerapkan strategi terbaru dengan berinovasi. Untuk mengetahui invoasi yang bisa Anda lakukan sehingga mampu bersaing dalam bisnis ini, berikut ini tipsnya.

Buat Brand Yang Prestise

Memberikan brand harus berbeda dan memberikan prestise yang tinggi. Hindari menggunakan kata-kata yang sudah umum digunakan di dunia bimbel. Pilih kata yang bergengsi sehingga memberikan kesan yang lebih ketimbang bimbel lainnya. Gunakan nama brand yang jarang digunakan namun lebih tepat sasaran dalam meningkatkan kualitas siswa dan meraih peringkat yang bergengsi di sekolahnya masing-masing.

Buat Materi Pengembangan dan Pengayaan Materi Pelajaran

Materi yang biasa-biasa saja tidak akan menggigit. Anda harus melakukan pengembangan materi sehingga anak didik semakin tertarik untuk menggunakan jasa Anda. Pahami pesaing Anda, kemudian ciptakan pengembangan materi dengan konsep berbeda. Jika Anda hanya sama saja dengan bimbel saingan Anda, Anda akan semakin sulit mendapatkan pelanggan.

Pemetaan Konsep Pemasaran yang Inovatif

Marketing amat penting dalam menadapatkan pelanggan. Sekali lagi, selalulah melihat apa yang ditawarkan pesaing Anda terhadap anak didik. Lakukan inovasi baru dengan menawarkan hal berbeda terhadap anak didik Anda. Misalnya, dengan melakukan strategi semi privat.

Perbaiki outlet dan berikan layanan yang terbaik kepada pelanggan. Kepercayaan pelanggan bisa kita dapatkan jika kita menampilkan image kantor yang selalu bersih dan rapi.

Buka Peluang Investasi

Jika Anda sudah benar-benar siap terjun, dengan segala persiapan dari materi dan marketing, Anda bisa mencari investor untuk bergabung di bimbel Anda. Tawarkan keuntungan yang bisa mereka peroleh. Anda bisa membesarkan bimbel Anda dengan cepat dan semakin banyak peserta didik yang akan datang kepada Anda.

Cara Sederhana Mengelola Bimbel

Cara Sederhana Mengelola Bimbel

Setelah bimbel Anda berdiri, maka saat itu juga, Anda sudah harus memiliki bayangan tentang manajemen bimbel Anda. Menajemen yang baik akan membuat bimbel terasa teratur, tidak ada tumpang tindih pekerjaan ataupun jadwal. Intinya, semua bisa berjalan dengan baik. Adapun cara yang bisa dilakukan untuk mengelola sebuah bimbel adalah:

Jadwal Guru

Ketika siswa Anda mulai banyak, maka Anda akan membutuhkan beberapa guru. Jadi, yakinkan guru-guru lembaga bimbel Anda mudah dikoordinasikan. Dengan begitu, Anda bisa mudah menyusun jadwal mengajar untuk para guru, baik guru pengganti maupun guru tetap.

Jika Anda membiarkan bimbel Anda tidak bisa berkoordinasi, akan terjadi jadwal tumbukan dan ada kelas yang terbengkelai.

Jadwal Belajar

Siswa yang datang kepada Anda datang dari berbagai sekolah yang berbeda. sehingga, merekapun memiliki waktu luang yang berbeda pula. Maka, Anda harus mengatur jadwal secermat mungkin dengan menyesuaikannnya dengan jadwal sekolah siswa Anda. Sehingga, semua siswa bisa terakomodasi dengan baik.

Siapkan Modul Lengkap dan Praktis

Modul bimbel sangat penting bagi pengajaran dan pembelajaran. Lewat modul guru bisa mengajar siswa dengan mudah dan siswa memiliki referensi ketika mereka belajar di rumah. Karena modul ini sangat penting, yakinkan modul yang Anda miliki berkualitas tinggi baik dari segi konten ataupun sistematika penulisan. Konten yang baik dan berkualitas menghindari kesalahpahaman pada siswa. Sesuaikan dengan kurikulum yang baru sehingga yang diajarkan di lembaga bimbel dan disekola bisa saling mendukung, bukannya bertentangan.

Bagi Anda yang belum siap modul bimbel ini, Anda bisa mencari banyak sumber diinternet dimana Anda bisa membeli modul ini secara onlie. Modul ini sudah lengkap utuk pengajaran dari siswa SD hingga SMA/K. Di dalamnya, sudah ada materi dan latihan soal yang membuat guru atau lembaga bimbel tidak membuat dan menyusunannya sendiri.

Keuangan

Agar Anda bisa menghitung pendapatan dan pengeluaran Anda secara terperici, Anda harus membuat pembukuan keuangan dengan cukup jelas. Buku keuangan int tidak perlu rumit. Intinya adalah Anda bisa melihat jelas apa yang masuk yang dihitung sebagai pendapatan, dan uang yang keluar seperti untuk beban listrik, dan sebagainya. Dengan demilian, Anda abisa menghitung seberapa besar pengeluaran dan pendapatan Anda.

 

Artikel Terkait :

Kiat Sukses Memperoleh Trust dari Klien Lembaga Bimbel

Mencontek Kesuksesan Para Bimbingan Belajar Besar

Kiat Sukses Memperoleh Trust dari Klien Lembaga Bimbel

Kiat Sukses Memperoleh Trust dari Klien Lembaga Bimbel

Tingginya tuntutan sekolah terhadap prestasi siswa di sekolah, membuat orang tua mencari berbagai cara agar anaknya bisa terus beprestasi. Salah satu yang sedang nge-trend sekarang adalah dengan mengirim anaknya ke lembaga bimbel. Ini sebuah langkah yang tepat, namun di sisi lain, lembaga bimbel harus pandai-pandai mengelola bimbelnya sehingga orang tua tidak kecewa karena menitipkan anaknya ke lembaga bimbel. Jika Anda salah satu dari pengelola lembaga bimbel, ada baiknya mengetahui informasi berikut ini tentang bagaimana selalu memuaskan klien Anda.

Tingkatkan Prestasi Siswa Di Sekolah

Orang tua yang mempercayakan anaknya ke lembaga bimbel Anda sudah membayar biaya bimbel, maka sesuai dengan tujuan orang tua, lembaga bimbel harus membuktikan bahwa mereka bisa mewujudkan keinginan orang tua siswa. Bagi mereka, prestasi di sekolah adalah nomor satu, maka buat siswa didik Anda mampu memperoleh pengetahuan yang cukup sehingga di sekolah, mereka mampu mendapatkan nilai baik dan prestasi di sekolahnya pun menjadi meningkat.

Artikel : Modul Bimbingan Belajar untuk Siswa Aktif

Parameternya jelas. Jika nilai raport siswa naik, maka prestasinya bisa dianggap meningkat dan orang tua akan puas melihat prestasi sekolah anak yang membaik.

Masukkan Siswa Anda ke Sekolah atau PTN Favorit

Ada kalanya lembaga bimbel harus mengajar siswa kelas 6, 9 atau 12. Banyak dari mereka yang akan melanjutkan ke jenjang lebih tinggi, apakah itu SMP, SMA ataupun perguruan tinggi. Maka, agar lembaga Anda lebih bisa dipercaya kualitasnya, luluskan siswa yang Anda ajar dengan nilai Ujian Nasional yang memuaskan. Dengan begitu, orang tua akan tahu bahwa Anda benar-benar bekerja keras demi prestasi siswa di sekolah.

lembaga bimbel
lembaga bimbel

Bagi siswa SMA yang akan lulus dan melanjutkan ke perguruan tinggi, buat mereka bisa melanjutkan ke peguruan tinggi favorit mereka. Dua hal ini akan menjadi nilai tersendiri bagi lembaga bimbel Anda. Semakin banyak dari siswa yang Anda ajar bisa masuk ke sekolah favorit dan perguruan tinggi terkemuka, lembaga bimbel Anda akan semakin bersinar. Marketing akan jalan dengan sendirinya karena orang tua siswa akan bercerita dari mulut ke mulut tentang keberhasilan lembaga bimbel yang Anda kelola.

 

Mencontek Kesuksesan Para Bimbingan Belajar Besar

Mencontek Kesuksesan Para Bimbingan Belajar Besar

Anda pasti pernah mendengar banyak nama lembaga bimbingan belajar yang telah besar, banyak membuka cabang di banyak kota. Lalu, Anda berpikir pula bagaimana lembaga Anda bisa seperti mereka, besar dan punya banyak anak cabang. Tiap bimbel memang memiliki cara tersendiri, dan inilah yang wajib diketahui para pemula yang sedang baru saja mendirikan bimbingan belajar. Agar bimbel Anda yang masih skala rumahan bisa semakin besar, Anda perlu trik dan mencontek kesuksesan para bimbel besar. Apa saja? Berikut ini caranya:

Self Determination

Ketika Anda ingin mendirikan bimbingan belajar, apa sebenarnya yang ingin Anda capai? Lalu seberapa seriuskah Anda menjalankannya? Kedua hal ini penting karena akan menunjukkan seberapa besar tekad Anda untuk mendirikan sebuah bimbel. Jika Anda hanya coba-coba mencari peruntunga, dijamin bimbel Anda tidak akan bertahan lama. Dibutuhkan tekad yang kuat, bahkan beberapa pemiliki bimbel besar mengawali usahanya dengan modal nekat menjual property yang mereka punya. Mereka menempatkan diri mereka pada situasi krisis, tapi dengan tekad yang kuat, mereka bisa keluar sebagai pemenang. Bimbel yang mereka dirikan pun semakin berjaya.

Be Different

Saat ini, kondis pasar lembaga bimbingan belajar sudah jauh berbeda dengan masa Primagama atau Neutron mulai berdiri. Menjamurnya angka lembaga bimbingan belajar mau tidak mau membuat persaingan semakin ketat. Bagaimana agar lembaga Anda bisa survive dalam persaingan ini?

bimbingan belajar
bimbingan belajar

Jadilah berbeda. Berbeda dalam segala hal, muali dari branding, teknik marketing, teknik pengajaran dan banyak hal lain. Kalau Anda menempatkan bimbel Anda biasa-biasa saja, Anda tidak akan terlihat di tengah banyaknya lembaga bimbel yang lain. Jika Anda kekurangan modal, carilah investor atau meminjam uang dari bank atau yang lain. Selalu ada jalan jika Anda memang berkemauan kuat untuk membesarkan bimbel Anda.

Dimulai dari branding, carilah nama yang terkesan mewah. Belajarlah teknik marketing untuk menyasar pasar secara spesifik, apakah untuk kalangan SD, SMP ataupun SMA. Usaha Anda tidak akan terlihat pada awal berdiri, namun waktu yang akan membuktikan apakah lembaga Anda mampu bertahan di tengah gencarnya persaingan pasar lembaga bimbel.

Tips Menciptakan Bimbel agar Lebih Profesional

Tips Menciptakan Bimbel agar Lebih Profesional

Jika bimbel Anda sudah masuk dalam level menengah, dimana Anda sudah memiliki gedung khusus untuk pembelajaran dan bertempat di lokasi yang mudah diakses, maka sudah saatnya Anda merencanakan mau dibawa kemana bimbel Anda. Bagi Anda, mungkin bimbel yang Anda kelola sudah termasuk profesional, dimana Anda sudah tidak lagi ikut dalam pengajaran dan Anda sudah memiliki guru yang kompeten dan terampil. Namun, Anda tidak boleh berpuas diri. Langkah menjadi bimbel besar masih jauh di depan Anda. Agar bimbel Anda semakin profesional, ikuti tips di bawah ini.

Pikirkan Tentang Investor

Untuk menciptakan bimbel besar bukan perkara mudah. Butuh lebih dari strategi dan tekad yang kuat. Yang banyak menjadi kendala para pengelola bimbel adalah biaya. Ya, faktor satu ini sering menjadi alasan utama bagi mereka yang ingin membesarkan bimbel, tapi tidak punya dana.

Jika memang prospek bimbel Anda sangat menjanjikan karena trik marketing yang hebat dan bimbel Anda selalu penuh, carilah investor. Tawarkan keuntungan kepada mereka, dengan cara menginvestasikan sejumlah uang kepada lembaga Anda. Dengan uang tersebut, Anda bisa membesarkan bimbel Anda, baik dari segi bangunan, fasilitas, pelayanan ataupun membuka cabang di tempat lain.

Tonjolkan Identitas Bimbel Anda

Kalau Anda memiliki banyak siswa dan karyawan, maka sudah saatnya untuk menampilkan identitas bimbel Anda. Ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, dari marketing, pembuatan baliho atau spanduk, hingga pembuatan seragam untuk para guru dan staf yang bekerja di bimbel Anda.

Di sisi lain, menampilkan identitas akan membuat soliditas tim Anda semakin kuat. Mereka akan merasa bahwa bimbel yang Anda miliki benar-benar ada dan diakui oleh karyawan maupun orang-orang di sekitar Anda. Identitas bimbel bisa juga ditampilkan dengan membuat modul dengan menambahkan sesuatu sebagai identitas bimbel. Maka, sebaiknya Anda membeli modul bimbel dalam Ms Word untuk kemudian diedit dan diberikan tambahan tertentu untuk menampilkan identitas bimbel Anda.

Itulah dua cara membuat bimbel Anda lebih profesional sehingga secara tidak langsung, profit lembaga Anda akan semakin tinggi dengan selalu penuhnya kelas pada bimbel Anda.

 

Artikel Terkait :

Mendirikan Bimbel Tanpa Modal

Strategi Marketing Mengembangkan Bimbel

Rahasia Memulai Bisnis Lembaga Bimbel

Rahasia Mempromosikan Bimbel agar Cepat Mendapat Nama

Peluang Bisnis Lembaga Bimbel

Mengorganisir Karyawan pada Sebuah Bimbel

Mendirikan Bimbel Tanpa Modal

Mendirikan Bimbel Tanpa Modal

Banyak orang mengira bahwa mendirikan bimbel harus memiliki modal yang besar. Tapi, ternyata tidak. Berbekal ketrampilan yang Anda miliki, Anda sudah bisa mendirikan sebuah lembaga bimbel. Namun, karena tanpa modal, tentu prosesnya tidak seperti pendirian bimbel dengan modal yang besar. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang mendirikan lembaga bimbel tanpa modal, simak informasi berikut ini.

Tentukan Target

Lihatlah diri Anda dan ketahui potensi yang Anda miliki. Setelah itu, tentukan target pasar Anda. Untuk pertama ini, Anda tidak memerlukan guru pembantu. Dengan potensi yang Anda miliki, Anda sudah bisa menyasar target siswa tingkat SD atau SMP. Sebaiknya menghindari menyasar SMA lebih-lebih Anda baru pertama sebab nantinya akan terlihat meragukan. Pilihlah pasar dimana Anda mampu di dalamnya. Dengan begitu, Anda akan terlihat meyakinkan dan memang benar-benar kredibel.

Memulai Dari Les Privat

Jika Anda bermaksud mendirikan bimbel tanpa modal, maka mulailah dengan mengajar secara privat. Ini akan memberikan keuntungan bagi Anda karena Anda tidak perlu mempersiapkan peralatan seperti modul bimbel, papan tulis, spidol ataupun kertas. Anda hanya perlu mempersiapkan alat tulis sederhana kemudian mendatangi siswa yang akan Anda ajar. Fee yang Anda dapat dari les privat secara perlahan bisa dijadikan sebagai modal untuk membuka bimbel di rumah Anda.

Memulai Bimbel di Rumah

Setelah modal yang didapat dari fee mengajar privat terkumpul, maka sudah waktunya Anda mengatur bimbel dari rumah. Sebagai tahap awal, Anda tidak perlu mempersiapkan kelas yang super mewah. Yang paling penting adalah ruangan yang digunakan untuk mengajar nyaman bagi guru dan siswa. Tidak perlu besar yang penting sederhana dan mampu menampung beberapa siswa sesuai kebutuhan.

Regenerasi Guru

Ketika bimbel rumahan Anda semakin berkembang dan Anda tidak mungkin mengajar semua kelas yang ada, sudah waktunya bagi Anda untuk mencari guru pembantu. Dengan adanya guru pembantu, Anda bisa fokus pada manajemen dan pengembangan usaha bimbel Anda.

Itulah beberapa langkah yang bisa Anda praktekkan jika Anda mau memulai usaha bimbel tapi tidak ada modal. Dengan kerja keras, bimbel Anda akan mendapatkan modal dan semakin berkembang.

Tiga Esensi Penting Sebelum Mendirikan Usaha Bimbel

Tiga Esensi Penting Sebelum Mendirikan Usaha Bimbel

Banyaknya orang yang sadar akan pentingnya pendidikan dan prestasi di sekolah membuat banyak orang berinisiatif untuk mendirikan sebuah lembaga yang mampu membantu orang tau dan siswa mencapai cita-cita mereka. Tidak heran bila saat ini, lembaga bimbel makin banyak dijumpai dari perkotaan hingga pelosok pedesaan. Fenomenan ini membuat usaha bimbel semakin kompetitif. Jika Anda ingin berada dalam persaingan usaha bimbel, ada baiknya untuk memahami tiga esensi penting agar dalam usaha Anda membesarkan bimbel bisa terarah.

Visi dan Misi

Meskipun jelas bahwa kita mendirikan bimbel sebagai sumber pendapatan, namun kita tidak bisa menempatkan keuntungan materi sebagai visi utama kita. Dalam hal ini, kita harus idealis, bahwa kita harus menentukan visi kita ke depannya. Memberikan pengetahuan dan mencerdaskan penerus bangsa harus menjadi tujuan utama mendirikan bimbel. Profit akan datang jika lembaga Anda memang benar-benar memberikan layanan dan perhatian kepada siswa agar mereka memahami mata pelajaran di sekolah.

Konsep

Hal satu ini juga vital dalam sebuah bimbel. Tanpa konsep, bimbel Anda tidak akan punya identitas. Apalagi, saat ini bimbel sudah ada dimana-mana sehingga bimbel Anda harus memiliki konsep yang unik dan berbeda sehingga pelanggan Anda akan datang dengan sendirinya. Mungkin diperlukan riset kecil-kecilan untuk menentukan konsep bimbel Anda sebelum Anda memulai mendirikan bimebl Anda.

Kurikulum

Kurikulum adalah landasan di mana Anda berjalan. Pemerintah telah menetapkan kurikulum tertentu untuk tiap tingkat pendidikan. Maka, yang harus Anda lakukan adalah memahami kurikulum yang berlaku dan kemudian mengadaptasi kurikulum tersebut ke dalam kurikulum di bimbel Anda. Kembangkan kurikulum dengan menciptkan inovasi-inovasi terbaru asal tidak melenceng dari kurikulum yang ditentukan oleh pemerintah. Inovasi yang segar akan membuat siswa Anda lebih tertarik dan ingin belajar di bimbel yang Anda kelola. Terapkan metode pengajaran yang efektif sehingga memudahkan siswa dalam memahami pelajaran yang ada sehingga membutuhkan modul bimbel yang berkualitas.

usaha bimbel
usaha bimbel

Itulah tiga esensi penting yang harus Anda pahami sebelum mendirikan usaha bimbel. Adanya esensi tadi akan membuat bimbel Anda terarah dan tetap di jalan yang benar.

Artikel Terkait :

Strategi Marketing Mengembangkan Bimbel

Rahasia Memulai Bisnis Lembaga Bimbel

Rahasia Mempromosikan Bimbel agar Cepat Mendapat Nama

Peluang Bisnis Lembaga Bimbel

Mengorganisir Karyawan pada Sebuah Bimbel

Strategi Marketing Mengembangkan Bimbel

Strategi Marketing Mengembangkan Bimbel

Agar kelas selalu penuh, maka pastikan Anda selalu melakukan maneuver marketing yang jitu. Trik marketing bimbel diperlukan kalau Anda ingin lembaga Anda mendapatkan nama baik di mata masyarakat. Ada beberapa trik yang bisa Anda pratekkan. Semuanya memerlukan konsistensi dan penerapan yang tepat. Apa saja itu? Di bawah ini informasinya:

Tunjukkan Prestasi Siswa dan Rekam Jejak

Ketika orang tua memutuskan apakah anak mereka akan dimasukkan ke dalam sebuah bimbel, mereka akan mempertanyakan para lulusan dan prestasi yang siswa Anda peroleh. Maka, carilah informasi tentang siswa Anda, tentang prestasi mereka di sekolah, dan siswa yang bisa masuk PTN. Kumpulkan data ini, dan masukkan ke dalam brosur untuk dibagikan kepada siswa.

Promosi ke Lingkungan

Pada umumnya, orang tua siswa lebih suka mengirim anak mereka ke sebuah lembaga bimbel yang lokasinya tidak jauh dari rumah. Jadi, Anda harus memfokuskan diri dengan membagi brosur di sekitar 7 km dari tempat bimbel Anda berada.

Lakukan Penyesuaian Biaya dengan Daya Beli

Sebelum Anda memberi patokan biaya bimbel, teliti dulu keadaan ekonomi para orang tua di sekitar Anda. Kemudian, baru Anda menyesuaikan daya beli mereka dengan biaya yang Anda keluarkan. Untuk lembaga bimbel rumahan, misalnya, yang berada di daerah masyarakat yang pada umumnya kelas menengah ke bawah, sebaiknya sesuaikan dengan keuangan mereka. Bila Anda mematok terlalu mahal, maka mereka akan lebih memilih menggunakan jasa lain yang biayanya lebih terjangkau.

Ciptakan Pendidikan dan Pengajaran yang Berkualitas

Marketing yang paling jitu adalah dengan mulut ke mulut, dan inilah memang yang terjadi pada para orang tua. Mereka umumnya gethok tular, bila salah dari mereka puas dengan layanan Anda, mereka akan merekomendasikan kepada yang lain. Intinya, kualitas menjadi prioritas utama. Anda harus memiliki para guru dan modul bimbel yang berkualitas. Guru merupakan penentu apakah siswa mendapatkan pengetahuan yang lengkap atau tidak, dan bimbel yang Anda gunakan akan membantu. Sekarang ini telah ada bimbel yang dijual secara online, sehingga Anda tidak perlu membuatnya sendiri.

marketing bimbel
marketing bimbel

Itulah beberapa tips dan strategi marketing yang bisa Anda praktekkan. Niscaya, lembaga bimbel Anda akan semakin besar.

 

 

Artikel Terkait :

Rahasia Memulai Bisnis Lembaga Bimbel

Rahasia Mempromosikan Bimbel agar Cepat Mendapat Nama

Peluang Bisnis Lembaga Bimbel

Mengorganisir Karyawan pada Sebuah Bimbel

Rahasia Memulai Bisnis Lembaga Bimbel

Rahasia Memulai Bisnis Lembaga Bimbel

Mendirikan usaha harus dilakukan perencanaan terlebih dahulu, termasuk mendirikan bimbel. Bimbel sekarang ini memang tengah dibutuhkan sebagai tambahan pelajaran untuk membantu para siswa meningkatkan prestasi. Karena potensi pasar yang sangat luas dan tanpa batas, seseorang yang akan mendirikan sebuah bimbel harus tahu rahasia memulai bisnis lembaga bimbel. Ada beberapa hal yang mesti Anda perhatikan sebelum memutuskan lembaga bimbel, berikut ini beberapa contohnya:

Tentukan Nama dan Lokasi

Asumsikan bahwa pasar sudah jelas, yaitu murid SD, SMP dan SMA. Kalau memang sudah bertekad untuk mendirikan bimbel, maka tentukan nama bimbel Anda. Usahakan nama yang dibuat memiliki karakter dan mudah diingat. Nama bisa diambil dari apapun, yang penting orang akan mudah mengetahui nama bimbel Anda.

bimbel
bimbel

Pilih lokasi yang tepat bagi bimbel Anda. Lokasi paling strategis adalah di sekitar jalan besar atau di sekitar kompleks sekolah. Kemudahan akses menjadi penentu vital bagi keberlangsungan bimbel yang Anda dirikan. Usahakan, tempat bimbel mudah dilihat, bahkan ketika orang lewat sekilas akan tahu bahwa ditempat tersebut ada bimbel.

Marketing

Sebelum Anda memutuskan, tentukan tak-tik marketing yang akan Anda gunakan untuk mendapatkan siswa. Cara ini bisa ditentukan dengan banyak cara. Lembaga bisa menyebarkan brosur yang disebarkan ke sekolah-sekolah yang menjadi targer pasar Anda. Berikan keuntungan yang besar bagi siswa jika belajar di bimbel Anda, misalnya adanya cashback, jaminan UN lulus dengan nilai tertentu, atau bonus lain. Perhitungkan agar Anda tetap mendapatkan keuntungan dari usaha yang Anda jalankan.

Taktik marketing bisa juga dilakukan langsung ke sekolah-sekolah, masuk ke kegiatan sekolah dan memperkenalkan program dan bimbel yang akan Anda jalankan. Yakinkan bahwa siswa bisa mendapatkan kemudahan ketika belajar di bimbel Anda. Bisa dengan metode yang Anda gunakan atau hal lainnya.

Marketing yang sekarang sedang ngetrend adalah secara online. Namun, karena Anda baru saja berdiri, dan tidak mungkin menggunakan internet dengan targer pasar lebih luas, gunakan forum-forum local seperti Facebook, Twitter atau Koran-koran yang bisa menunjukkan eksistensi lembaga bimbel Anda.

Ikuti keinginan pasar. Anda tidak mungkin mengubah sistem yang sudah berjalan jika Anda masih start-up. Dengan kegigihan dan pantang menyerah, maka Anda bisa mengembangkan bisnis lembaga bimbingan belajar Anda.

 

Artikel Terkait :

Rahasia Mempromosikan Bimbel agar Cepat Mendapat Nama

Peluang Bisnis Lembaga Bimbel

Mengorganisir Karyawan pada Sebuah Bimbel

 

Peluang Bisnis Lembaga Bimbel

Peluang Bisnis Lembaga Bimbel

Ingin memiliki sebuah bimbel ? Tunggu! Anda harus tahu peluang bisnis lembaga bimbel di Indonesia. Peluang memang selalu ada padahal bimbel di Indonesia sudah semakin menjamur akhir-akhir ini. Lalu, mengapa banyak orang masih ingin mendirikan bimbel padahal sudah banyak yang lain? Mampuka kita bertahan di tengah persaingan yang makin ketat? Untuk menjawab semua ini, hal pertama yang harus kita tahu kalau kita akan mendirikan sebuah bimbel adalah dengan mengetahui peluangnya. Di bawah ini akan di bahas secara singkat seberapa besar peluang bisnis ini.

Target Pasar yang Tidak Pernah Mati

Kita tahu bahwa yang belajar di bimbel adalah siswa, baik dari SD hingga SMA. Siswa-siswa ini belajar di sekolah di berbagai tingkatan kelas, dari kelas I di SD hingga kelas XII di SMK atau SMA. Setelah SMA, siswa lulus dan melanjutkan ke perguruan tinggi atau bekerja. Karena sudah lulus, mereka tidak lagi belajar di bimbel. Namun, akan ada siswa selanjutnya yang akan datang. Siswa yang akan mengisi kursi kosong di bimbel Anda. Baca Artike Terkait : Mengorganisir Karyaran pada Sebuah Bimbel

Lembaga bimbel
Lembaga Bimbel

Proses ini terus berjalan sehingga kita sadar bahwa target pasar bisnis lembaga bimbel ini tidak pernah mati sampai kapanpun. Akan ada siswa yang akan hadir, yang membutuhkan bimbingan belajar ketika siswa lain telah lulus dan meninggalkan bangku sekolah. (Baca Atikel terkait : Rahasia Mempromosikan Bimbel Agar Cepat Mendapat Nama ). Artinya, kesempatan untuk mendapatkan pasar tidak terbatas, tinggal kita yang mengelola dengan baik dengan menggunakan segala usaha dan trik marketing yang baik.

Jangkauan Wilayah yang Luas

Ketika kita mengatakan kata bimbel, yang ada di benak kita adalah kita berada di perkotaan dengan banyak sekolah dan jumlah lembaga bimbel yang banyak. Padahal, sekarang ini, siswa yang tinggal di pedesaan juga telah menyadari akan pentingnya bimbel sehingga ini menjadi peluang bagi kita.

Mendirikan bimbel di daerah yang tidak banyak ada lembaga bimbel justru memiliki potensi pasar yang baik. (Tentu ini harus didukung dengan marketing, teknik, metode dan lokasi yang mudah diakses). Pasar-pasar yang tidak pernah terjangkau oleh bimbel yang telah populer sejak dulu akan menjadi target Anda dalam mengembangkan bisnis lembaga bimbel yang Anda miliki.

Promo ! Pembelian Modul Bimbel Bulan Feb 2015

Promo ! Pembelian Modul Bimbel Bulan Feb 2015

  • Pembelian Paket Modul Bimbel SD GRATIS Modul Persiapan UN SD 2015 Senilai 300Rb

  • Pembelian Paket Modul Bimbel SD dan SMP GRATIS Modul Persiapan UN SD dan UN SMP Serta Gratis Bank Soal SD dan SMP

  • Pembelian Paket Modul Bimbel¬† SD SMP dan SMA GRATISS Modul Persiapan UN, Bank Soal SD SMP dan SMP Serta Administrasi Bimbel dan SOP

bimbel
bimbel

Buruan !! Minat segera hub 0856-2098-283

Mengorganisir Karyawan Pada Sebuah Bimbel

Mengorganisir Karyawan Pada Sebuah Bimbel

Jika Anda ingin lembaga bimbel yang Anda kelola cepat besar, Anda harus memiliki karyawan seorang guru atau tentor. Guru merupakan faktor utama sebuah bimbel bisa memuaskan atau tidak. Di tangan guru-lah, siswa bertambah pintar yang akhirnya bisa meningkatkan prestasi sekolah. Dari situlah, orang tua bisa menyimpulkan bahwa lembaga bimbel Anda benar-benar credible atau tidak dalam mencerdaskan para siswanya. Lalu, apa kriteria guru yang harus Anda dapatkan dan bagaimana cara mengaturnya? Simak informasi berikut ini.

Kriteria Guru yang Profesional

Profesional ahli dalam bidangnya. Jadi, tahap pertama adalah mendapatkan guru yang benar-benar mumpuni secara keilmuan. Karena tugas mereka mentransfer ilmu, maka modal utama adalah keahlian dalam bidangnya masing-masing. Namun, baik dalam keilmuan saja tidak cukup, karena guru harus memiliki metode mengajar yang baik pula. Bila lembaga Anda memiliki metode mengajar khusus, yakinkan guru tersebut menguasainya sehingga penyampaiannya benar-benar menjadi ciri khas lembaga Anda.

bimbel
Bimbel

Guru yang berkualitas seperti dijelaskan di atas akan membuat lembaga bimbel Anda berlangsung baik atau tidak. Banyak lembaga yang ada sekarang ini memiliki guru yang kurang mengerti tentang materi yang akan diajarkan. Bahkan, mereka cenderung cuek dan tidak mau belajar dan berusaha. Konsekuensinya adalah siswa menjadi tidak merasa puas. Berhentikan saja guru yang punya sifat seperti ini karena Anda akan mempertaruhkan kredibilitas bimbel Anda. Kalau perlu, sediakan kota saran untuk sisa sehingga Anda bisa mendapatkan berita dari klien tentang kejadian yang sebenarnya. Baca Artikel Terkait : Rahasia Mempromosikan Agar Cepat Mendapatkan Nama

Adakan Rapat dan Diskusi

Untuk menjaga soliditas para karyawan, usahakan mengadakan rapat secara rutin. Rapat ini dihadiri oleh semua guru. Dari sana, Anda bisa mendengarkan masukan dan memberikan sarah kepada guru agar selalu memperhatikan kualitas pengajaran. Berikan pengertian kepada mereka bahwa kualitas menjadi prioritas utama dalam pelayanan kepada klien (siswa).

Melalui rapat ini, Anda bisa menggali informasi dari para karyawan dan diajak untuk memikirkan bagaimana memajukan bimbel Anda.

Itulah dua tis mudah dipraktekkan untuk mengorganisir sebuah karyawan dalam lembaga bimbel. Bia Anda bisa mempraktekannya secara konsisten, lambat laun usaha Anda akan semakin besar.