Mana yang Menguntungkan pada Bisnis Bimbel : Kualitas atau Banyak Murid?

Mana yang Menguntungkan pada Bisnis Bimbel : Kualitas atau Banyak Murid?

Ada seorang guru yang mendirikan bisnis bimbel. Di rumahnya yang sederhana, beliau mengajar para siswanya yang kebanyakan belajar di sekolah dimana ia mengajar. Jadi, dia harus mengajar dua tempat. Hanya dengan bermodalkan marketing dari kelas ke kelas tiap tahun ajaran baru, bimbelnya berhasil mendapatkan banyak siswa.

Baca : Dua Pertimbangan Utama Sebelum Mendirikan Bimbel

Banyak dari mereka yang bertahan, namun banyak pula yang tidak puas lalu memilih untuk berhenti di tengah jalan. Secara keuangan, ini tidak menjadi masalah bagi guru tersebut, karena siswa membayar di muka. Bimbelnya tetap berjalan, namun stagnan.

Dari ilustrasi tadi, bisa ditarik kesimpulan bahwa mendirikan bisnis bimbel tidak hanya banyak murid, tapi apa yang Anda berikan kepada siswa, atau dengan kata lain kualitas. Lalu, lebih penting manakah banyak murid atau kualitas pengajaran?

Keuntungan Jangka Pendek

Jika kita melihat ilustrasi di atas, fakta bahwa banyak murid, meskipun banyak yang berhenti di tengah jalan, memberikan keuntungan tesendiri karena bimbel yang ia miliki tetap menghasilkan uang. Jikapun ada siswa yang keluar, metode marketing yang ia terapkan cukup efektif untuk mendapatkan siswa baru di tahun ajaran mendatang.

Baca : Cara Sederhana Mengelola Bimbel

Jadi dalam jangka pendek, banyak murid yang sesuai dengan konteks di atas sangat menguntungkan. Tapi, kemungkinan besar ini tidak berlaku bagi lembaga bimbel yang tidak memiliki metode marketing sesederhana itu. Kalau Anda memutuskan untuk menerapkan metode tersebut, bisa jadi, bimbel Anda akan tetap stagnan.

Keuntungan Jangka Panjang

Fakta lainnya adalah, siswa yang memutuskan keluar itu karena mereka tidak puas dengan metode mengajar yang diberikan. Keberadaan modul yang tidak berkualitas membuat mereka memutuskan untuk berhenti dan tidak datang lagi.

Baca : Jual Modul Bimbingan Belajar Lengkap untuk Siswa

Bagi bimbel lain, ini bisa jadi bencana bagi kelangsungan lembaga Anda, apalagi jika membuat siswa datang saja sudah sulit bagi Anda. Maka, dalam jangka panjang, trik di atas tidak akan bekerja dan justru merugikan Anda.

Jika Anda ingin mengembangkan bisnis bimbel Anda, maka cara yang diatas tidak efektif, bahkan justru merugikan. Lembaga bimbel tidak akan berkembang, bahkan terancam apalagi di tengah banyaknya lembaga lain yang berdiri. Maka, kualitas tetaplah nomor satu. Murid yang banyak di awal justru dijadikan sebagai tantangan apakah Anda bisa membuat mereka stay or leave.