Setelah UN Tidak Menjadi Syarat Kelulusan, Bagaimana Nasib Bisnis Franchise Bimbel?

Setelah UN Tidak Menjadi Syarat Kelulusan, Bagaimana Nasib Bisnis Franchise Bimbel?

Tidak bisa dipungkiri bahwa berkembangkan bisnis franchise bimbel (bimbingan belajar) tidak lepas dari semakin tingginya standar nilai kelulusan UN. Namun, bagaimana bisnis ini kedepan ketika mulai tahun ini nilai UN tidak lagi menjadi syarat kelulusan?

Ada sebab ada akibat. Bimbel beberapa tahun ini semakin ramai peminatnya karena orang tua takut anaknya tidak bisa lulus Ujian Nasional atau UN. Mereka rela mengeluarkan uang berapapun agar anak mereka lulus.

Keadaan pasti berubah ketika nilai UN tidak lagi menjadi syarat kelulusan siswa. Banyak yang memprediksi siswa akan semakin malas belajar karena mereka berpikir berapapun nilainya mereka tetap lulus. Otomatis, semakin sedikit pula jumlah peserta didik lembaga bimbingan belajar.

Namun, itu hanya prediksi saja. Ternyata, para orang tua sekarang sudah mulai sadar bahwa UN bukan tujuan utama, melainkan kualitas anak mereka. Mereka tetap mendaftarkan anak mereka ke lembaga bimbingan belajar agar anak mereka selangkah lebih maju daripada anak yang tidak mengikuti bimbel.

Mereka tahu tantangan ke depan semakin sulit. Dengan berbekal ijasah saja tidak cukup. Nilai yang bagus harus diimbangi dengan kemampuan yang luar biasa juga.

Selain itu, keinginan peserta didik untuk bisa melanjutnya ke jenjang pendidikan lebih tinggi sesuai dengan yang mereka inginkan juga salah satu pemicu mengapa mereka harus mengikuti program bimbingan belajar. Bagi siswa SMP, mereka ingin bisa melanjutkan ke SMA yang mereka favoritkan. Begitu juga anak SMA, mereka ingin melanjutkan ke perguruan tinggi sesuai dengan jurusan yang mereka minati.

Keinginan itulah yang sekarang menjadi dorongan para orang tua dan anak untuk tetap belajar dengan sungguh-sungguh dan mengikuti program bimbingan belajar. Mereka tidak lagi mengejar angka agar bisa lulus UN, tapi lebih dari itu mereka ingin mendapatkan apa yang mereka idamkan, yaitu belajar di sekolah atau perguruan tinggi yang mereka favoritkan.

Jadi, bisnis franchise bimbel ini masih tetap berjalan. Pemilik bimbel dengan brand sendiri pun semakin serius untuk memberikan pelayanan terbaik dengan cara menyediakan modul bimbel terbaik dan terupdate sesuai dengan keinginan para peserta didik.