Agar Lembaga Bimbel Makin Kekinian dan Cepat Dikenal

Agar Lembaga Bimbel Makin Kekinian dan Cepat Dikenal

Beberapa bimbel yang berhenti atau stagnan di tengah perkembangannya mengalami beberapa kesulitan dalam hal inovasi pemasaran. Pasar tetap menjanjikan namun ada perubahan dalam pola pikir dan kebiasaan. Maka, kita harus memastikan kalu bimbel kita tetap kekinian sehingga cepat dikenal oleh masyarakat jaman sekarang. Kalau dulu Anda menggunakan metode konvensional dalam marketing, seperti penyebaran brosur dan pemasangan spanduk, sekarang harus ditambah dengan metode yang lebih up-to-date. Apa saja yang bisa kita lakukan untuk menghindari stagnasi lembaga bimbel? Berikut ini ulasannya.

Maksimalkan Penggunaan Media Sosial

Pengguna gadget makin marak dan mereka aktif di medsos. Mengapa tidak memanfaatkannya? Caranya gampang dan tidak perlu biaya. Manfaatkan medsos yang ada seperti Facebook, Twitter, ataupun Path. Tawarkan jasa yang Anda tawarkan lengkap dengan keuntungan yang bisa mereka peroleh.

Kalau di Facebook, Anda bisa membuat fan page mengenail bimbel Anda. Undang sebanyak mungkin orang untuk meng-like dan update informasi penawaran di bimbel Anda. Melalui media sosial, Anda tetap bisa menjalin komunikasi dengan para siswa Anda meskipun mereka sudah tidak lagi belajar di bimbel Anda. Dan yang lebih penting, bimbel Anda menjadi terkesan kekinian dan lebih cepat dikenal oleh banyak orang.

Gunakan Blog atau Website Gratis

Zaman serba digital, dan kita butuh sesuatu untuk meningkatkan prestige atau gengsi pada bimbel Anda. Caranya gampang dan tidak perlu biaya. Buatlah blog atau website sebagai sarana promosi. Anda tidak perlu membuat website profesional yang akan membutuhkan banyak biaya. Cukup dengan blog atau website gratis. Yang penting adalah konten dan desain web yang unik dan menarik.

Tambahkan logo bimbel dan jargon-jargon yang mencerminkan bimbel Anda sehingga menampilkan kualitas bimbel. Kemudian, masukkan para tentor mengajar di bimbel. Sertakan profil singkat mereka lengkap dengan pendidikan dan keahlian yang mereka miliki. Dengan demikian, semakin banyak orang tertarik karena apa yang Anda miliki.

Dua cara itu akan membuat bimbel Anda kekinian dan cepat dikenal masyarakat. Sebarkan informasi lewat medsos dan blog Anda dengan cara membagi informasi yang menarik di bimbel. Dengan demikian, orang akan terus mengingat bimbel Anda.

Bisnis Lembaga Bimbingan Belajar Privat

Bisnis Lembaga Bimbingan Belajar Privat

Assalammualaikum wr, wb.

Saya ingin mendirikan sebuah lembaga bimbingan belajar privat untuk anak SD, SMP dan SMU. Saya ingin menanyakan

  1. Bagaimana peluang bisnis lembaga pendidikan private untuk anak SD, SMP, SMU?
  2. Kemudian bagaimana strategi terbaik untuk mendapatkan murid karena persaingan dengan lembaga privat yang lain dan bimbel yang sudah maju cukup ketat?
  3. Bagaimana menanamkan mental yang kuat untuk berbisnis karena waktu itu saya pernah membagikan brosur lembaga privat saya di suatu sekolah kemudian saya melihat brosur saya berserakan dijalan dan saya langsung down?
  4. Bagaimana cara yang paling efektif untukmengetes/menyaring guru privat agar mendapatkan kualitas yang baik?
  5. Bagaimana cara yang paling baik penggajian antara pihak manajemen dengan pengajar, apakah dengan gaji bulanan atau bagi hasil prosentase dari pembayaran siswa?

Demikian pertanyaan saya, atas perhatian dan bantuannya saya ucapkan terima kasih.

Wassalaamu’alaikum wr, wb.

Opix

Jawaban

Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.

Bung Opix. Peluang bisnis lembaga pendidikan privat bagi anak SD, SMP atau SMA, sangat besar. Usaha seperti inilah yang membesarkan bisnis PRIMAGAMA, SONY SUGEMA dan sebagainya. Itu kalau kita cerita sukses. Kalau cerita gagal, tentu saja lebih banyak lagi.

Bedanya cerita sukses dan gagal, seringkali hanya terkait pada gigih atau tidaknya pengelola usaha dalam mengelola usahanya. Mereka yang gigih, akan berhasil mendapatkan apa yang diinginkannya. Mereka yang berhenti di tengah jalan, pastilah akan memperoleh kegagalan.

Bung Opix. Urusan strategi, haruslah terkait dengan berbagai potensi yang anda miliki. Saya bisa saja cerita banyak soal strategi, tapi jika salah satu unsurnya tidak anda miliki, strategi itu tidak akan berjalan dengan baik. Misalnya, saya usulkan strategi menyebarkan brosur yang menarik ke banyak orang.

Hal ini tidak akan jalan jika anda tidak punya dana sepeser pun. Jadi sebelum saya paparkan soal strategi, sebaiknya anda paparkan dahulu kondisi-kondisi yang ada pada anda, misalnya kondisi keuangan, kondisi sumber daya manusia, pasar yang ingin anda tuju, lokasi anda dan sebagainya.

Mengapa anda langsung down ketika anda melihat brosur yang anda sebarkan berserakan di jalan? Itu karena anda merasa bahwa anda pandai. Orang pandai melihat dan mengalami kondisi seperti itu, akan langsung menyimpulkan, bahwa usaha yang anda lakukan gagal total. Itu sebabnya, berpikirlah sebagai orang bodoh.

Orang bodoh, tidak segera mengambil kesimpulan. Ia akan mencobanya di tempat lain. Seringkali bukan kepintaran yang menentukan sukses seseorang, tetapi kegigihan. Saya sering bertemu dengan orang-orang yang sukses, dan seringkali saya temukan beberapa hal yang kemudian menunjukkan bahwa ia bukan orang yang sangat-sangat pandai. Kegigihan dan keuletannya lah yang membawanya ke titik sukses.

Sebelum melakukan tes, sebaiknya anda harus menentukan dahulu, standar kualitas seperti apa yang anda inginkan. Misalnya, mampu mengerjakan soal yang sulit dan rumit. Mampu mengajar dengan baik dan menyenangkan. Mau dibayar murah. Jujur. Badannya sehat. Dan sebagainya. Dan sebagainya.

Dari berbagai kriteria itu, anda bisa melakukan serangkaian tes, sehingga kualitas yang anda inginkan bisa anda dapat. Misalnya, mampu menyelesaikan soal yang sulit dan rumit, bisa anda tes dengan memberinya soal yang sulit sekaligus rumit. Badannya sehat, bisa anda dapatkan dengan melakukan tes kesehatan di laboratorium tertentu. Mengajar dengan baik dan menyenangkan, bisa anda tes dengan memintanya mengajar suatu topik tertentu di hadapan anda.

Soal penggajian, tentu saja tergantung anda sebagai pemilik usaha. Otoritas penuh ada di tangan anda. Jika anda menginginkan hanya membayar gaji, anda harus mencari orang-orang yang mau menerima gaji. Jika anda ingin sistem penggajian dengan pola bagi hasil, maka anda harus mencari orang-orang yang siap berbagi hasil dengan anda. Mana cara yang lebih baik, andalah yang menyimpulkan. Dan ana bisa simpulkan jika anda sudah menjalaninya.

Potensi Lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) di Daerah Pedesaan

Potensi Lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) di Daerah Pedesaan

Kalau lembaga bimbingan belajar atau bimbel yang didirikan di area perkotaan, mungkin sudah biasa. Bagaimana kalau di daerah pedesaan? Apakah termasuk potensi bisnis yang bagus.

Yang jelas, lembaga bimbel itu didirikan di pedesaan. Jangan khawatir karena potensi pendapatan dengan cara membuka bimbel di pedesaan tidak lebih rendah daripada di daerah perkotaan.

Kok bisa? Ya tentu saja bisa. Sekarang, tidak hanya orang kota yang memiliki impian yang tinggi. Mereka sudah memiliki TV dan bahkan akses internet. Orang desa sudah tahu dunia luar yang berkembang dinamis. Untuk mereka tidak ingin ketinggalan dengan orang kota.

Alasan Kenapa Membuka Bisnis Lembaga Bimbingan Belajar di Desa

Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa anak-anak di daerah pedesaan pun ingin berkembang itulah menjadi alasan kenapa sangat potensial membuka lembaga bimbingan belajar di desa. Selain itu, adakah alasan lain yang bisa membuat Anda yakin bahwa bisnis ini menjanjikan? Tentu saja ada.

Yang pertama, ongkos perjalanan. Tahukah Anda kenapa anak-anak yang hidup di area pedesaan tidak mengikuti program bimbel? Karena berat di ongkos perjalanan. Mungkin, biaya bimbel lebih murah daripada ongkos transportasi yang harus mereka keluarkan setiap hari.

Itulah mengapa banyak dari mereka tidak mengikuti bimbel. Jika ada lembaga bimbingan belajar di desa mereka atau setidaknya di daerah yang mudah dan murah untuk dijangkau, sangat mungkin jika mereka bersemangat untuk mengikuti bimbel.

Yang kedua, banyak anak desa yang lebih potensial dan cerdas daripada anak kota. Ini bukan diskriminatif tapi faktanya memang seperti ini. Kebanyakan anak desa itu masih polos sehingga seluruh waktunya hanya untuk belajar dan belajar. Sementara anak-anak kota sudah mengenal mall, game, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, jika ada fasilitas tambahan seperti lembaga bimbingan belajar di area pedesan, sangat mungkin kalau lembaga ini akan mendapatkan banyak sekali peserta didik. Apalagi di desa ada istilah getuk tular. Artinya, jika satu orang tahu ada hal yang baik, pasti langsung dibicarakan dengan orang lain dan akhirnya ikut bergabung.

Jadi, potensialkah membuka lembaga bimbingan belajar atau bimbel di daerah pedesaan? Tentu saja.

 

Artikel Terkait :

Cara Meriset Peluang Bisnis Bimbel di Lingkungan Anda

Mengembangkan Bisnis Bimbel ? Apa Opsinya ?

Tips Jitu Berbisnis Bimbingan Belajar

Dua Pertimbangan Utama Sebelum Mendirikan Bimbel

Dua Pertimbangan Utama Sebelum Mendirikan Bimbel

Banyak orang yang melakukan les privat ke anak-anak SD hingga SMA. Hanya bermodalkan kemampuan, mereka sudah bisa mengajar ke rumah-rumah. Lama-lama, kemampuan mereka yang beredar dari mulut ke mulut pun bisa dkenal banyak orang sehingga sangat tidak mungkin bagi mereka untuk melakukan pengajaran dari rumah ke rumah. Dari situlah, sebuah keinginan untuk mendirikan lembaga bimbingan belajar itu timbul. Sebuah keinginan yang tidak hanya mencerdaskan banyak anak, tapi juga meningkatkan penghasilan mereka.
Tapi, seberapa pentingkah mendirikan suatu lembaga bimbel? Bagi Anda yang ingin mendirikan lembaga bimbel, ada beberapa poin penting yang harus Anda pertimbangkan. Berikut ini penjelasannya.

Lembaga Bimbel Bukan Sekolah

Apabil murid privat Anda semakin banyak, maka tidak mungkin untuk melayani mereka sekaligus. Bisa jadi, lembaga bimbel pun menjadi satu-satunya solusi agar Anda tetap mengajar mereka.

Baca : Tips Mutahir Bersaing dalam Bisnis Bimbel

Namun, mengajar di bimbel bukanlah seperti di sekolah. Sekolah adalah lembaga formal dimana anak-anak yang belajar di sana datang karena diwajibkan. Akibatnya, banyak anak-anak yang tidak fokus dengan belajar mereka. Sementara itu, bimbel memiliki siswa yang berasal dari berbagai kalangan, namun mereka datang ke bimbel karena niat.

Karena itulah, mengajar di bimbel dalam beberapa hal lebih menguntungkan. Paling tidak, siswanya lebih mudah dikondisikan.

Kualitas Pengajaran Menjadi yang Utama

Fakta bahwa siswa lebih mudah dikondisikan dan dididik dengan metode yang Anda terapkan bukan berarti Anda bisa lega. Namun, ini bisa menjadi bumerang bagi Anda.

Karena mereka datang untuk belajar, maka tuntutang bagi Anda adalah memberikan bimbingan kepada mereka secara berkualitas. Jika mereka mendapatkan pelajaran yang sama, baik dari segi materi dan metode, apa bedanya dengan sekolah? Mereka datang ke bimbel setelah periode sekolah berakhir. Dengan rasa lelah, Anda dituntut untuk memberikan pengetahuan di otak mereka yang sudah penuh.

Baca : Ide Unik Mendirikan Lembaga Bimbingan Belajar Pasti Laku

Kegagalan Anda dalam memberikan kualitas pengajaran, baik materi, modul bimbel ataupun metode akan membuat siswa Anda bosan, tidak puas, dan lama-kelamaan akan meninggalkan lembaga yang Anda kelola. Jika ini dibiarkan tanpa perubahan yang berarti, bimbel Anda tidak akan bisa bertahan lama.

Maka, kualitas bimbel Anda harus ditopang dari segi guru, materi, metode, dan modul lembaga bimbel. Semua hal tersebut harus Anda penuhi jika ingin mendirikan sebuah bimbel.

Rahasia Sukses Bimbel

Rahasia Sukses Bimbel

Setiap pemiliki bimbel pasti menginginkan lembaganya menjadi besar, bertahan selamanya dan memiliki banyak cabang di kota-kota besar. Tapi, apa sebenarnya yang membuat sebuah bimbel bisa bertahan begitu lama? Itu karena mereka memiliki rahasia sukses bimbel sehingga mampu membuka cabang dimana-mana. Satu hal yang perlu diketahui bahwa bimbel yang bagus tidak tergantung pada nama besar bimbel. Ini artinya, tiap bimbel punya peluang menjadi maju. Lalu, apa faktor pendukungnya? Ini dia tips untuk Anda.

Eksistensi dan Identitas

Untuk menjadi besar perlu proses. Jika Anda baru saja mendirikan bimbel, Anda harus bersabar karena bimbel Anda tidak akan langsung besar dan langsung mendapat banyak tanggapan dari lingkungan sekitar Anda. Periode waktu 3 hingga 5 tahun amat penting karena selama 3 hingga 5 tahun, lingkungan Anda akan menilai bimbel yang Anda kelola. Eksistensi bimbel akan dibuktikan pada periode ini.

Anda tidak perlu berkecil hati. Eksistensi bimbel bisa diperoleh dengan banyak cara, salah satunya adalah dengan membuat Anda dikenal baik sebagai guru di lingkungan Anda. Bila Anda cukup dikenal sebagai pendidik, otomatis siswa akan datang ke bimbel Anda. Jika Anda masih dalam skala rumahan, cobalah untuk tantanga lebih besar dengan membuka bimbel di luar rumah. Akan ada kemungkinan gagal, tapi Anda harus tetap mencoba terus bangkit hingga benar-benar maju.

Teamworks

Kerja tim akan memberikan pengaruh besar terhadap besarnya bimbel. Bekerjalah dengan karyawan dengan Anda, sebagai pemilik.

Kualitas Soal dan Guru

Soal dan materi akan memberikan pengaruh besar terhadap kepuasan siswa dalam belajar. Berilah soal-soal yang bermutu sehingga siswa benar-benar mendapatkan pemahaman yang lengkap tentang materi pelajaran. Jika membuat soal dan materi tidak bisa Anda lakukan sendiri, saat ini telah ada website yang jual modul bimbingan belajar yang praktis dan berkualitas. Anda bisa mencetaknya dan diberikan kepada siswa Anda.

Jika sudah memiliki materi dan soal, sukses tidaknya penyampaian tergantung pada guru. Bila guru yang Anda miliki berkualitas pula, maka siswa mampu memahami dengan cepat dan bimbel akan cepat maju. Proses mendapatkan guru yang terbaik mungkin memakan waktu, namun pada akhirnya Anda akan mendapatkannya.

Itulah beberapa rahasia sukses bimbel. Pegang dan aplikasikan pada bimbel yang Anda kelola maka bimbel Anda akan semakin besar dan maju.

Cara Sederhana Mengelola Bimbel

Cara Sederhana Mengelola Bimbel

Setelah bimbel Anda berdiri, maka saat itu juga, Anda sudah harus memiliki bayangan tentang manajemen bimbel Anda. Menajemen yang baik akan membuat bimbel terasa teratur, tidak ada tumpang tindih pekerjaan ataupun jadwal. Intinya, semua bisa berjalan dengan baik. Adapun cara yang bisa dilakukan untuk mengelola sebuah bimbel adalah:

Jadwal Guru

Ketika siswa Anda mulai banyak, maka Anda akan membutuhkan beberapa guru. Jadi, yakinkan guru-guru lembaga bimbel Anda mudah dikoordinasikan. Dengan begitu, Anda bisa mudah menyusun jadwal mengajar untuk para guru, baik guru pengganti maupun guru tetap.

Jika Anda membiarkan bimbel Anda tidak bisa berkoordinasi, akan terjadi jadwal tumbukan dan ada kelas yang terbengkelai.

Jadwal Belajar

Siswa yang datang kepada Anda datang dari berbagai sekolah yang berbeda. sehingga, merekapun memiliki waktu luang yang berbeda pula. Maka, Anda harus mengatur jadwal secermat mungkin dengan menyesuaikannnya dengan jadwal sekolah siswa Anda. Sehingga, semua siswa bisa terakomodasi dengan baik.

Siapkan Modul Lengkap dan Praktis

Modul bimbel sangat penting bagi pengajaran dan pembelajaran. Lewat modul guru bisa mengajar siswa dengan mudah dan siswa memiliki referensi ketika mereka belajar di rumah. Karena modul ini sangat penting, yakinkan modul yang Anda miliki berkualitas tinggi baik dari segi konten ataupun sistematika penulisan. Konten yang baik dan berkualitas menghindari kesalahpahaman pada siswa. Sesuaikan dengan kurikulum yang baru sehingga yang diajarkan di lembaga bimbel dan disekola bisa saling mendukung, bukannya bertentangan.

Bagi Anda yang belum siap modul bimbel ini, Anda bisa mencari banyak sumber diinternet dimana Anda bisa membeli modul ini secara onlie. Modul ini sudah lengkap utuk pengajaran dari siswa SD hingga SMA/K. Di dalamnya, sudah ada materi dan latihan soal yang membuat guru atau lembaga bimbel tidak membuat dan menyusunannya sendiri.

Keuangan

Agar Anda bisa menghitung pendapatan dan pengeluaran Anda secara terperici, Anda harus membuat pembukuan keuangan dengan cukup jelas. Buku keuangan int tidak perlu rumit. Intinya adalah Anda bisa melihat jelas apa yang masuk yang dihitung sebagai pendapatan, dan uang yang keluar seperti untuk beban listrik, dan sebagainya. Dengan demilian, Anda abisa menghitung seberapa besar pengeluaran dan pendapatan Anda.

 

Artikel Terkait :

Kiat Sukses Memperoleh Trust dari Klien Lembaga Bimbel

Mencontek Kesuksesan Para Bimbingan Belajar Besar

Mencontek Kesuksesan Para Bimbingan Belajar Besar

Mencontek Kesuksesan Para Bimbingan Belajar Besar

Anda pasti pernah mendengar banyak nama lembaga bimbingan belajar yang telah besar, banyak membuka cabang di banyak kota. Lalu, Anda berpikir pula bagaimana lembaga Anda bisa seperti mereka, besar dan punya banyak anak cabang. Tiap bimbel memang memiliki cara tersendiri, dan inilah yang wajib diketahui para pemula yang sedang baru saja mendirikan bimbingan belajar. Agar bimbel Anda yang masih skala rumahan bisa semakin besar, Anda perlu trik dan mencontek kesuksesan para bimbel besar. Apa saja? Berikut ini caranya:

Self Determination

Ketika Anda ingin mendirikan bimbingan belajar, apa sebenarnya yang ingin Anda capai? Lalu seberapa seriuskah Anda menjalankannya? Kedua hal ini penting karena akan menunjukkan seberapa besar tekad Anda untuk mendirikan sebuah bimbel. Jika Anda hanya coba-coba mencari peruntunga, dijamin bimbel Anda tidak akan bertahan lama. Dibutuhkan tekad yang kuat, bahkan beberapa pemiliki bimbel besar mengawali usahanya dengan modal nekat menjual property yang mereka punya. Mereka menempatkan diri mereka pada situasi krisis, tapi dengan tekad yang kuat, mereka bisa keluar sebagai pemenang. Bimbel yang mereka dirikan pun semakin berjaya.

Be Different

Saat ini, kondis pasar lembaga bimbingan belajar sudah jauh berbeda dengan masa Primagama atau Neutron mulai berdiri. Menjamurnya angka lembaga bimbingan belajar mau tidak mau membuat persaingan semakin ketat. Bagaimana agar lembaga Anda bisa survive dalam persaingan ini?

bimbingan belajar
bimbingan belajar

Jadilah berbeda. Berbeda dalam segala hal, muali dari branding, teknik marketing, teknik pengajaran dan banyak hal lain. Kalau Anda menempatkan bimbel Anda biasa-biasa saja, Anda tidak akan terlihat di tengah banyaknya lembaga bimbel yang lain. Jika Anda kekurangan modal, carilah investor atau meminjam uang dari bank atau yang lain. Selalu ada jalan jika Anda memang berkemauan kuat untuk membesarkan bimbel Anda.

Dimulai dari branding, carilah nama yang terkesan mewah. Belajarlah teknik marketing untuk menyasar pasar secara spesifik, apakah untuk kalangan SD, SMP ataupun SMA. Usaha Anda tidak akan terlihat pada awal berdiri, namun waktu yang akan membuktikan apakah lembaga Anda mampu bertahan di tengah gencarnya persaingan pasar lembaga bimbel.

Tips Menciptakan Bimbel agar Lebih Profesional

Tips Menciptakan Bimbel agar Lebih Profesional

Jika bimbel Anda sudah masuk dalam level menengah, dimana Anda sudah memiliki gedung khusus untuk pembelajaran dan bertempat di lokasi yang mudah diakses, maka sudah saatnya Anda merencanakan mau dibawa kemana bimbel Anda. Bagi Anda, mungkin bimbel yang Anda kelola sudah termasuk profesional, dimana Anda sudah tidak lagi ikut dalam pengajaran dan Anda sudah memiliki guru yang kompeten dan terampil. Namun, Anda tidak boleh berpuas diri. Langkah menjadi bimbel besar masih jauh di depan Anda. Agar bimbel Anda semakin profesional, ikuti tips di bawah ini.

Pikirkan Tentang Investor

Untuk menciptakan bimbel besar bukan perkara mudah. Butuh lebih dari strategi dan tekad yang kuat. Yang banyak menjadi kendala para pengelola bimbel adalah biaya. Ya, faktor satu ini sering menjadi alasan utama bagi mereka yang ingin membesarkan bimbel, tapi tidak punya dana.

Jika memang prospek bimbel Anda sangat menjanjikan karena trik marketing yang hebat dan bimbel Anda selalu penuh, carilah investor. Tawarkan keuntungan kepada mereka, dengan cara menginvestasikan sejumlah uang kepada lembaga Anda. Dengan uang tersebut, Anda bisa membesarkan bimbel Anda, baik dari segi bangunan, fasilitas, pelayanan ataupun membuka cabang di tempat lain.

Tonjolkan Identitas Bimbel Anda

Kalau Anda memiliki banyak siswa dan karyawan, maka sudah saatnya untuk menampilkan identitas bimbel Anda. Ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, dari marketing, pembuatan baliho atau spanduk, hingga pembuatan seragam untuk para guru dan staf yang bekerja di bimbel Anda.

Di sisi lain, menampilkan identitas akan membuat soliditas tim Anda semakin kuat. Mereka akan merasa bahwa bimbel yang Anda miliki benar-benar ada dan diakui oleh karyawan maupun orang-orang di sekitar Anda. Identitas bimbel bisa juga ditampilkan dengan membuat modul dengan menambahkan sesuatu sebagai identitas bimbel. Maka, sebaiknya Anda membeli modul bimbel dalam Ms Word untuk kemudian diedit dan diberikan tambahan tertentu untuk menampilkan identitas bimbel Anda.

Itulah dua cara membuat bimbel Anda lebih profesional sehingga secara tidak langsung, profit lembaga Anda akan semakin tinggi dengan selalu penuhnya kelas pada bimbel Anda.

 

Artikel Terkait :

Mendirikan Bimbel Tanpa Modal

Strategi Marketing Mengembangkan Bimbel

Rahasia Memulai Bisnis Lembaga Bimbel

Rahasia Mempromosikan Bimbel agar Cepat Mendapat Nama

Peluang Bisnis Lembaga Bimbel

Mengorganisir Karyawan pada Sebuah Bimbel

Mendirikan Bimbel Tanpa Modal

Mendirikan Bimbel Tanpa Modal

Banyak orang mengira bahwa mendirikan bimbel harus memiliki modal yang besar. Tapi, ternyata tidak. Berbekal ketrampilan yang Anda miliki, Anda sudah bisa mendirikan sebuah lembaga bimbel. Namun, karena tanpa modal, tentu prosesnya tidak seperti pendirian bimbel dengan modal yang besar. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang mendirikan lembaga bimbel tanpa modal, simak informasi berikut ini.

Tentukan Target

Lihatlah diri Anda dan ketahui potensi yang Anda miliki. Setelah itu, tentukan target pasar Anda. Untuk pertama ini, Anda tidak memerlukan guru pembantu. Dengan potensi yang Anda miliki, Anda sudah bisa menyasar target siswa tingkat SD atau SMP. Sebaiknya menghindari menyasar SMA lebih-lebih Anda baru pertama sebab nantinya akan terlihat meragukan. Pilihlah pasar dimana Anda mampu di dalamnya. Dengan begitu, Anda akan terlihat meyakinkan dan memang benar-benar kredibel.

Memulai Dari Les Privat

Jika Anda bermaksud mendirikan bimbel tanpa modal, maka mulailah dengan mengajar secara privat. Ini akan memberikan keuntungan bagi Anda karena Anda tidak perlu mempersiapkan peralatan seperti modul bimbel, papan tulis, spidol ataupun kertas. Anda hanya perlu mempersiapkan alat tulis sederhana kemudian mendatangi siswa yang akan Anda ajar. Fee yang Anda dapat dari les privat secara perlahan bisa dijadikan sebagai modal untuk membuka bimbel di rumah Anda.

Memulai Bimbel di Rumah

Setelah modal yang didapat dari fee mengajar privat terkumpul, maka sudah waktunya Anda mengatur bimbel dari rumah. Sebagai tahap awal, Anda tidak perlu mempersiapkan kelas yang super mewah. Yang paling penting adalah ruangan yang digunakan untuk mengajar nyaman bagi guru dan siswa. Tidak perlu besar yang penting sederhana dan mampu menampung beberapa siswa sesuai kebutuhan.

Regenerasi Guru

Ketika bimbel rumahan Anda semakin berkembang dan Anda tidak mungkin mengajar semua kelas yang ada, sudah waktunya bagi Anda untuk mencari guru pembantu. Dengan adanya guru pembantu, Anda bisa fokus pada manajemen dan pengembangan usaha bimbel Anda.

Itulah beberapa langkah yang bisa Anda praktekkan jika Anda mau memulai usaha bimbel tapi tidak ada modal. Dengan kerja keras, bimbel Anda akan mendapatkan modal dan semakin berkembang.

Rahasia Memulai Bisnis Lembaga Bimbel

Rahasia Memulai Bisnis Lembaga Bimbel

Mendirikan usaha harus dilakukan perencanaan terlebih dahulu, termasuk mendirikan bimbel. Bimbel sekarang ini memang tengah dibutuhkan sebagai tambahan pelajaran untuk membantu para siswa meningkatkan prestasi. Karena potensi pasar yang sangat luas dan tanpa batas, seseorang yang akan mendirikan sebuah bimbel harus tahu rahasia memulai bisnis lembaga bimbel. Ada beberapa hal yang mesti Anda perhatikan sebelum memutuskan lembaga bimbel, berikut ini beberapa contohnya:

Tentukan Nama dan Lokasi

Asumsikan bahwa pasar sudah jelas, yaitu murid SD, SMP dan SMA. Kalau memang sudah bertekad untuk mendirikan bimbel, maka tentukan nama bimbel Anda. Usahakan nama yang dibuat memiliki karakter dan mudah diingat. Nama bisa diambil dari apapun, yang penting orang akan mudah mengetahui nama bimbel Anda.

bimbel
bimbel

Pilih lokasi yang tepat bagi bimbel Anda. Lokasi paling strategis adalah di sekitar jalan besar atau di sekitar kompleks sekolah. Kemudahan akses menjadi penentu vital bagi keberlangsungan bimbel yang Anda dirikan. Usahakan, tempat bimbel mudah dilihat, bahkan ketika orang lewat sekilas akan tahu bahwa ditempat tersebut ada bimbel.

Marketing

Sebelum Anda memutuskan, tentukan tak-tik marketing yang akan Anda gunakan untuk mendapatkan siswa. Cara ini bisa ditentukan dengan banyak cara. Lembaga bisa menyebarkan brosur yang disebarkan ke sekolah-sekolah yang menjadi targer pasar Anda. Berikan keuntungan yang besar bagi siswa jika belajar di bimbel Anda, misalnya adanya cashback, jaminan UN lulus dengan nilai tertentu, atau bonus lain. Perhitungkan agar Anda tetap mendapatkan keuntungan dari usaha yang Anda jalankan.

Taktik marketing bisa juga dilakukan langsung ke sekolah-sekolah, masuk ke kegiatan sekolah dan memperkenalkan program dan bimbel yang akan Anda jalankan. Yakinkan bahwa siswa bisa mendapatkan kemudahan ketika belajar di bimbel Anda. Bisa dengan metode yang Anda gunakan atau hal lainnya.

Marketing yang sekarang sedang ngetrend adalah secara online. Namun, karena Anda baru saja berdiri, dan tidak mungkin menggunakan internet dengan targer pasar lebih luas, gunakan forum-forum local seperti Facebook, Twitter atau Koran-koran yang bisa menunjukkan eksistensi lembaga bimbel Anda.

Ikuti keinginan pasar. Anda tidak mungkin mengubah sistem yang sudah berjalan jika Anda masih start-up. Dengan kegigihan dan pantang menyerah, maka Anda bisa mengembangkan bisnis lembaga bimbingan belajar Anda.

 

Artikel Terkait :

Rahasia Mempromosikan Bimbel agar Cepat Mendapat Nama

Peluang Bisnis Lembaga Bimbel

Mengorganisir Karyawan pada Sebuah Bimbel

 

Peluang Bisnis Lembaga Bimbel

Peluang Bisnis Lembaga Bimbel

Ingin memiliki sebuah bimbel ? Tunggu! Anda harus tahu peluang bisnis lembaga bimbel di Indonesia. Peluang memang selalu ada padahal bimbel di Indonesia sudah semakin menjamur akhir-akhir ini. Lalu, mengapa banyak orang masih ingin mendirikan bimbel padahal sudah banyak yang lain? Mampuka kita bertahan di tengah persaingan yang makin ketat? Untuk menjawab semua ini, hal pertama yang harus kita tahu kalau kita akan mendirikan sebuah bimbel adalah dengan mengetahui peluangnya. Di bawah ini akan di bahas secara singkat seberapa besar peluang bisnis ini.

Target Pasar yang Tidak Pernah Mati

Kita tahu bahwa yang belajar di bimbel adalah siswa, baik dari SD hingga SMA. Siswa-siswa ini belajar di sekolah di berbagai tingkatan kelas, dari kelas I di SD hingga kelas XII di SMK atau SMA. Setelah SMA, siswa lulus dan melanjutkan ke perguruan tinggi atau bekerja. Karena sudah lulus, mereka tidak lagi belajar di bimbel. Namun, akan ada siswa selanjutnya yang akan datang. Siswa yang akan mengisi kursi kosong di bimbel Anda. Baca Artike Terkait : Mengorganisir Karyaran pada Sebuah Bimbel

Lembaga bimbel
Lembaga Bimbel

Proses ini terus berjalan sehingga kita sadar bahwa target pasar bisnis lembaga bimbel ini tidak pernah mati sampai kapanpun. Akan ada siswa yang akan hadir, yang membutuhkan bimbingan belajar ketika siswa lain telah lulus dan meninggalkan bangku sekolah. (Baca Atikel terkait : Rahasia Mempromosikan Bimbel Agar Cepat Mendapat Nama ). Artinya, kesempatan untuk mendapatkan pasar tidak terbatas, tinggal kita yang mengelola dengan baik dengan menggunakan segala usaha dan trik marketing yang baik.

Jangkauan Wilayah yang Luas

Ketika kita mengatakan kata bimbel, yang ada di benak kita adalah kita berada di perkotaan dengan banyak sekolah dan jumlah lembaga bimbel yang banyak. Padahal, sekarang ini, siswa yang tinggal di pedesaan juga telah menyadari akan pentingnya bimbel sehingga ini menjadi peluang bagi kita.

Mendirikan bimbel di daerah yang tidak banyak ada lembaga bimbel justru memiliki potensi pasar yang baik. (Tentu ini harus didukung dengan marketing, teknik, metode dan lokasi yang mudah diakses). Pasar-pasar yang tidak pernah terjangkau oleh bimbel yang telah populer sejak dulu akan menjadi target Anda dalam mengembangkan bisnis lembaga bimbel yang Anda miliki.

Mengorganisir Karyawan Pada Sebuah Bimbel

Mengorganisir Karyawan Pada Sebuah Bimbel

Jika Anda ingin lembaga bimbel yang Anda kelola cepat besar, Anda harus memiliki karyawan seorang guru atau tentor. Guru merupakan faktor utama sebuah bimbel bisa memuaskan atau tidak. Di tangan guru-lah, siswa bertambah pintar yang akhirnya bisa meningkatkan prestasi sekolah. Dari situlah, orang tua bisa menyimpulkan bahwa lembaga bimbel Anda benar-benar credible atau tidak dalam mencerdaskan para siswanya. Lalu, apa kriteria guru yang harus Anda dapatkan dan bagaimana cara mengaturnya? Simak informasi berikut ini.

Kriteria Guru yang Profesional

Profesional ahli dalam bidangnya. Jadi, tahap pertama adalah mendapatkan guru yang benar-benar mumpuni secara keilmuan. Karena tugas mereka mentransfer ilmu, maka modal utama adalah keahlian dalam bidangnya masing-masing. Namun, baik dalam keilmuan saja tidak cukup, karena guru harus memiliki metode mengajar yang baik pula. Bila lembaga Anda memiliki metode mengajar khusus, yakinkan guru tersebut menguasainya sehingga penyampaiannya benar-benar menjadi ciri khas lembaga Anda.

bimbel
Bimbel

Guru yang berkualitas seperti dijelaskan di atas akan membuat lembaga bimbel Anda berlangsung baik atau tidak. Banyak lembaga yang ada sekarang ini memiliki guru yang kurang mengerti tentang materi yang akan diajarkan. Bahkan, mereka cenderung cuek dan tidak mau belajar dan berusaha. Konsekuensinya adalah siswa menjadi tidak merasa puas. Berhentikan saja guru yang punya sifat seperti ini karena Anda akan mempertaruhkan kredibilitas bimbel Anda. Kalau perlu, sediakan kota saran untuk sisa sehingga Anda bisa mendapatkan berita dari klien tentang kejadian yang sebenarnya. Baca Artikel Terkait : Rahasia Mempromosikan Agar Cepat Mendapatkan Nama

Adakan Rapat dan Diskusi

Untuk menjaga soliditas para karyawan, usahakan mengadakan rapat secara rutin. Rapat ini dihadiri oleh semua guru. Dari sana, Anda bisa mendengarkan masukan dan memberikan sarah kepada guru agar selalu memperhatikan kualitas pengajaran. Berikan pengertian kepada mereka bahwa kualitas menjadi prioritas utama dalam pelayanan kepada klien (siswa).

Melalui rapat ini, Anda bisa menggali informasi dari para karyawan dan diajak untuk memikirkan bagaimana memajukan bimbel Anda.

Itulah dua tis mudah dipraktekkan untuk mengorganisir sebuah karyawan dalam lembaga bimbel. Bia Anda bisa mempraktekannya secara konsisten, lambat laun usaha Anda akan semakin besar.

 

Rahasia Mempromosikan Bimbel Agar Cepat Mendapat Nama

Rahasia Mempromosikan Bimbel Agar Cepat Mendapat Nama

Mendirikan sebuah lembaga bimbel memang gampang, tapi bagaimana caranya agar bimbel yang Anda kelola segera dikenal orang sehingga akan ada siswa yang menggunakan jasa Anda. Nah, Anda harus tahu rahasia mempromosikan bimbel agar cepat laku. Strategi promosi harus tepat sasaran sehingga bisa menarik siswa sebanyak mungkin agar belajar di tempat Anda. Apa saja rahasianya? Berikut ini trik yang bisa Anda lakukan:

Lokasi dan Metode Promosi

Memilih tempat promosi sangat penting karena dari sana Anda akan mendapatkan perhatian dari calon pengguna. Lokasi yang sesuai diantaranya sekolah, tempat perbelanjaan dan juga perumahan. Usahakan tempat tersebut mudah terlihat orang-orang yang lewat, bahkan bisa terlihat jelas secara sekilas. Baca : Kiat Mengembangkan Usaha Bimbingan Belajar

bimbel
Bimbel

Di samping itu, metode promosi harus tepat. Kalau diperlukan, Anda mesti mengkombinasikan beberapa strategi promosi. Caranya ada beberapa macam, misalnya dengan pembagian brosur di lingkungan sekolah, atau Anda bisa mendirikan stan khusus di pusat perbelanjaan sambil membagikan brosur lembaga Anda di sana.

Pengajuan Proposal Kerja Sama dan Memasukkan Iklan ke Media

Sekolah adalah sasaran marketing Anda karena di sanalah siswa berada. Maka, Anda harus berusaha menembus sekolah. Salah satu caranya adalah dengan mengajukan proposal kerja sama, atau izin agar Anda bisa mengadakan presentasi di kelas. Persiapkan presentasi sebaik mungkin dan tinggalkan brosur kepada siswa usai presentasi.

Kalau Anda baru saja berdiri, sangat disarankan untuk memasukkan iklan lembaga bimbel Anda ke koran-kora lokal, atau masukkan iklan Anda lewat jejaring sosial atau situs-situs yang berhubungan dengan keluarga dan pendidikan. Di era serba digital ini, internet menjadi sarana paling ampuh dalam menjangkau calon siswa dalam waktu singkat.

Jadilah Berbeda

Menjadi berbeda itu penting karena dari situlah calon siswa bisa tertarik dengan lembaga bimbel Anda. Anda bisa menggunakan metode mengajar yang unik dan menarik, bisa berupa trik dan tips khusus mengerjakan soal sehingga siswa terpacu untuk datang dan belajar kepada Anda. Siapkan modul bimbel khusus yang berkualitas agar pengajaran menjadi efektif dan mudah. Modul ini sekarang tersedia secara online sehingga Anda bisa dengan mudah mendapatkannya, tanpa perlu membuatnya sendiri. Baca : Jual Modul Bimbingan Belajar untuk Siswa Berprestasi