Tips Jitu Berbisnis Bimbingan Belajar

Tips Jitu Berbisnis Bimbingan Belajar

Memulai bisnis di bimbingan belajar memerlukan keberanian dan spekulasi, namun bisnis jenis ini tergolong mudah. Bila Anda sudah berhasil mendirikan lembaga bimbel Anda dan mendapatkan siswa, langkah selanjutnya adalah mempertahankan bisnis Anda. Mempertahankan lebih sulit daripada mendirikan karena harus dilakukan secara terus menerus, sehingga siswa selalu datang kepada lembaga Anda, bukan lembaga lain.

Ada beberapat tips jitu berbisnis bimbingan belajar. Di bawah ini beberpa contohnya.

Siapakan Tenaga Pendidik atau Tentor yang Jago

Inti dari bisnis Anda adalah membuat siswa Anda merasa nyaman ketika belajar. Maka, solusi paling jitu adalah dengan mendapatkan tenaga pendidik yang memiliki kemampuan mengajar siswa, baik SD, SMP ataupun SMA. Kemampuan teknik mengajar juga harus dilengkapi dengan pengetahuan dan penguasaan materi. Tenaga pendidik harus profesional di bidangnya sehingga tidak ada rangkap mengajar dengan mata pelajaran lain.

Siapkan Modul

Siswa datang dari berbagai tingkat pendidikan, sehingga Anda pun harus siap dengan dengan modul yang berisi materi dan soal-soal. Anda bisa membuat dan menyusunnya sendiri, atau bila Anda tidak mungkin membuatnya sendiri, Anda bisa membeli modul bimbel dalam Ms Word yang saat ini telah tersedia secara online. Modul ini cenderung lebih praktis, lengkap dan berkualitas, sehingga modul ini bisa langsung dicetak, atau diedit terlebih dahulu untuk diberikan kepada siswa Anda.

Artikel Terkait : Modul Bimbingan Belajar untuk Siswa Aktif

Siapkan Ruang Kelas yang Nyaman

Siswa yang datang ke lembaga Anda memiliki beragam alasan. Agar mendukung suasana belajar di dalam lembaga, buatlah ruang kelas Anda senyaman mungkin. Siswa yang sudah lelah dengan suasana kelas yang panas, harus dibuat nyaman dengan suasana kelas yang menyenangkan. Ini bisa diciptakan dengan memberikan fasilitas yang lengkap dan tentor yang aktif dan mampu membuat suasana kelas menjadi menyenangkan.

Lengkapi dengan fasilitas lain, seperti musholla, kamar mandi, ruang tunggu/tamu, tempat parkir, dan administrasi. Inventaris wajib ada sebagai pendukung KBM, seperti kursi, meja, whiteboard, atau (kalau ada) LCD projector.

Bila semua hal diatas telah terpenuhi, maka sudah waktunya Anda untuk menggenjot marketing Anda sehingga semakin banyak siswa yang belajar di lembaga Anda.